Menguak Misteri ‘Aliran Sesat’ Children Of God (COG)

 

Children of God (COG) yang belakangan dikenal sebagai Family of Loves (Keluarga Kasih), Keluarga, dan kini Keluarga Internasional adalah sebuah gerakan agama baru yang dimulai pada 1968 di Huntington Beach, California, Amerika Serikat.

 

Ini adalah bagian dari Jesus Movement (Gerakan Yesus) pada akhir tahun 1960.
Sebagian besar anggotanya berasal dari gerakan hippie. Gerakan ini adalah salah satu dari banyak gerakan lainnya yang membangkitkan kontroversi sekte pada tahun 1970-an dan 1980-an di Amerika Serikat dan Eropa dan memicu kelompok anti-sekte terorganisasi pertama yaitu organisasi FREECOG.

 

Organisasi ini didirikan oleh para anggota keluarga pengikut “Keluarga” yang peduli, termasuk pendeprogram Ted Patrick, untuk “membebaskan” mereka dari keterlibatan mereka di kelompok ini.

 

Aliran Children of God (Anak-anak Tuhan) yang merupakan aliran (cult) yang menyempal dari ajaran Kristen sebagai bentuk pemberontakan terhadap masyarakat kapitalis yang individualistis, serta melawan budaya yang sudah mapan.

 
Pada era tahun 60-an, para pengikutnya dikenal juga sebagai “generasi bunga” (the flower generation); hippies, atau light clubbers. Children of God mengajak pengikutnya untuk kembali kepada akar ajaran Yesus yang murni, dan menganggap ajaran agama selain Kristen adalah sesat.

Didirikan oleh David Berg yang sebelumnya mengabdi sebagai penginjil Evangelist di Aliansi Misionaris Kristen (Christian and Missionary Aliance). Sebagaimana aliran-aliran sesat lainnya, David Berg membuat pula ramalan antara lain bahwa hari kiamat akan terjadi pada pertengahan tahun 1980 lalu, apabila kekuatan koalisi Israel Amerika telah dikalahkan. Dan pada tahun 1989 akan lahir anti-Kristus. Di samping berkedok dengan mengatas-namakan cinta kasih, beberapa ajaran Children of God yang dijadikan sebagai peraturan (ordo) anggotanya antara lain sebagai berikut:

 
a. Para anggota sekte The Family menganggap David Berg sebagai “nabi” akhir zaman yang telah diutus Tuhan.

 
b. Mereka menentang cara kerja pemerintah dan kehidupan beberapa anggota masyarakat yang dianggapnya telah bekerja untuk setan dan menyimpang dari ajaran kasih Tuhan.

 
c. Kepuasan seksual, mulai dari masturbasi sampai hubungan badan diantara sesama anggotanya dianggap sebagai hadiah Tuhan, yang harus disyukuri dan dilaksanakan dengan penuh suka cita oleh anggotanya.

 
d. Mereka tidak percaya kepada ajaran Trinitas. Mereka juga sangat yakin bahwa Yesus telah melakuan hubungan intim dengan ibunya, Maria. Bahkan, anggotanya percaya dengan doktrin, bahwa malaikat Jibril terlibat hubungan seksual dengan Maria untuk membentuk konsepsi Yesus.

 
e. Mereka memandang Roh Kudus sebagai bentuk yang feminin dan menjadi daya atau dorongan untuk kegairahan cinta yang dipengaruhi oleh “ratu cinta yang suci” (the holy queen of love) .

 

Untuk membina hubungan komunikasi dengan para anggotanya, David Berg menerbitkan buletin Mo Letter (“Mo” singkatan dari Musa). Salah satu seruan yang disebarkan melalui Mo Letter dan menjadi satu keyakinan anggotanya adalah “loving Jesus revelation” (mencintai wahyu Yesus).

 
Sebuah ungkapan yang memberikan jalan untuk menuju cinta abadi dengan kepuasan seksual. Mereka menghafalkan “sajak David Berg” ini sebagai mantera sebelum melakukan hubungan badan dimana sang pria akan membisikkannya kepada pasangannya, baik itu heteroseksual, maupun homoseksual atau lesbian, sebagai berikut:

 
Ketika engkau dicekam rasa sepi
Katakanlah pada-Ku, engkau mencintai-Ku
Tunjukkan kepada-Ku, engkau mencintai-Ku
Inilah cara yang paling dekat dan jalan yang paling utama
Untuk mencintai-Ku

 
(In the quietness of your chamber when you are alone ,
you can tell Me you love Me and you can show Me you love Me. For this
is a very intimate and special way of loving Me)

 

Para anggota The Family berhimpun dalam sebuah komunal tanpa ikatan pernikahan, karena ikatan pernikahan menentang ajaran Yesus yang telah mengisyaratkan “anti-family”.

 
Kehidupan seksual yang bebas dari kelompok ini, penerbitan dan distribusi tulisan-tulisan, foto-foto dan video mereka yang menganjurkan dan mendokumentasikan kehidupan seksual antara orang dewasa dan anak-anak, serta seksualisasi anak-anak, menyebabkan munculnya berbagai laporan tentang hubungan seksual antara orang dewasa dan anak-anak.

 
Pada Januari 2005 seorang bekas anggota “Keluarga” dibunuh oleh Ricky Rodriguez, anak angkat pemimpin kelompok ini, yang telah meninggalkan kelompok ini beberapa tahun sebelumnya. Rodriguez kemudian melakukan bunuh diri. Hal ini mengejutkan anggota-anggota “Keluarga” maupun mereka yang pernah menjadi anggotanya, dan menimbulkan perhatian media yang cukup besar.

 
Para teolog telah menempatkan teologi dasar “Keluarga” dalam tradisi Kristen yang historis, ditambah dengan sejumlah kepercayaan yang tidak ortodoks. Sampai batas tertentu, mereka mengidentifikasikan diri, dan akan dipandang oleh kebanyakan orang, sebagai orang Kristen fundamentalis, meskipun sebagian dari keyakinan dan praktik mereka yang lebih radikal tentu akan dianggap non-tradisional, atau bahkan sesat, oleh kebanyakan orang Kristen fundamentalis.

 

“Keluarga Internasional” menyatakan, bahwa mereka percaya, bahwa Alkitab adalah Firman Allah yang diilhamkan dan penyataan yang suci. David Berg dianggap sebagai seorang nabi oleh mereka, dalam arti sebagai orang yang menyampaikan pesan-pesan dari Allah, bukan terutama sebagai orang yang meramalkan masa depan, meskipun seringkali ia berusaha melakukan hal itu, dan kebanyakan ternyata tidak akurat.

 
Mereka percaya bahwa jabatannya telah diturunkan kepada istrinya, Karen Zerby, pada saat kematiannya. Mereka menganggap tulisan-tulisan yang diterbitkan resmi dari mereka bedua, namun bukan segala sesuatu yang telah mereka tulis, sebagai bagian dari Firman Allah. Sementara ada pemahaman dalam gerakan ini bahwa semua firman tidaklah mempunyai signifikansi yang sederajat, pada kenyataannya semuanya itu penting untuk dibaca dan diperhatikan.

 

Mereka percaya, bahwa Amanat Agung penginjilan dunia adalah tugas dari setiap orang Kristen, dan bahwa hidup mereka harus dipersembahkan demi pelayanan kepada Allah dan orang lain. Mereka mempunyai sejumlah tingkat keanggotaan dan para “Murid Keluarga” yang paling tinggi komitmennya hidup secara komunal (bersama-sama).

 
Mereka juga sangat menganjurkan anggotanya untuk mempunyai anak. Meskipun keluarga berencana mulanya sangat tidak dianjurkan, pilihannya diserahkan kepada setiap individu dan praktiknya ternyata cukup lazim.

 
Sebuah ajaran sentral dari teologi mereka adalah “Hukum Kasih”. Secara sederhana, ajaran ini mengatakan bahwa bila tindakan seseorang dimotivasikan oleh kasih yang tidak egois dan penuh pengorbanan dan tidak dimaksudkan untuk menyakiti orang lain, maka tindakan itu sesuai dengan Kitab Suci, dan dengan demikian sah di mata Allah. Mereka percaya bahwa ajaran ini mengatasi semua hukum Alkitab lainnya.

 
Mereka percaya bahwa Allah menciptakan seksualitas manusia, bahwa seksualitas adalah kebutuhan emosional dan fisik, dan merupakan sesuatu yang alamiah, dan bahwa hubungan heteroseksual antara orang yang dianggap dewasa menurut hukum dan sama-sama mau, adalah suatu keajaiban yang murni dan alamiah dari ciptaan Allah, dan diizinkan menurut Kitab Suci.

 
Para anggota keluarga boleh berhubungan seks dengan sesama anggota keluarga yang berlawanan jenis. Remaja juga diizinkan berhubungan seks dengan siapapun yang mereka inginkan.

 
Para anggota “Keluarga” sangat dianjurkan untuk berhubungan seks dengan anggota yang manapun yang mungkin membutuhkan. Hal ini disebut “berbagi” atau “hubungan seks pengorbanan”. Tak seorangpun boleh dipaksa melakukan hubungan seks di luar kehendak mereka, namun anggota-anggota yang tidak “berbagi” dianggap egois dan tidak mengasihi.

 
Seperti halnya dengan gerakan-gerakan apokaliptik dan milenarian lainnya, mereka percaya bahwa mereka kini hidup pada suatu masa yang dikenal dalam Kitab Suci sebagai “Hari-hari Terakhir” atau “Akhir Zaman”, yaitu masa yang akan segera diikuti oleh kedatangan Yesus Kristus yang kedua kalinya.

 
Sebelum peristiwa itu datang, mereka percaya bahwa dunia akan diperintah selama 70 tahun oleh seseorang yang dikenal sebagai Anti Kristus, yang akan menciptakan suatu pemerintahan sedunia. Pada pertengahan masa pemerintahannya, ia akan sepenuhnya dikuasai oleh Setan dan hal itu akan mempercepat suatu masa yang penuh dengan kesusahan yang dikenal sebagai Zaman Kesusahan Besar.

 

Ini adalah suatu masa yang penuh dengan penganiayaan yang hebat atas orang-orang Kristen serta masa di mana banyak terjadi bencana alam dan bencana-bencana lain yang tidak alamiah. Pada akhir masa ini, orang-orang Kristen yang setia akan diangkat ke surga dalam suatu peristiwa yang dikenal sebagai Pengangkatan yang akan segera diiikuti oleh suatu pertempuran antara Yesus dan Sang Anti Kristus yang biasa disebut sebagai “Pertempuran Armageddon”.

 

 

Jadi apa kesimpulan dari ajaran Children of  God ini..?

Aliran Sesat Ataukah Perbuatan Sesat..?

sumber: inter-phonsel.blogspot.com

About these ads

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 101 other followers