Bunga Bangkai Asli Indonesia Mekar di Brasil

Butuh enam tahun sampai bunga langka ini mekar

 

Denny Armandhanu, Amal Nur Ngazis

Bunga bangkai (Amorphophallus titanum)

Bunga bangkai (Amorphophallus titanum) (Wikipedia Common)

Bunga bangkai asli Indonesia atau populer dengan nama latin Titan Arum (Amorphophallus titanum) mekar di taman botani di Brasil. Mekarnya bunga langka ini sontak mengundang ratusan pengunjung untuk ikut menikmati keindahan dan mencium baunya yang menusuk.

“Bunga langka tersebut memiliki umur 72 jam, bau dan daging bunga ini menarik perhatian lalat dan kumbang,” kata Ahli botani setempat, Patricia Oliviera yang bekerja di taman Inhotim, sekitar 275 km dari Rio de Janeiro, seperti dilansir Telegraph, Kamis 27 Desember 2012.

Spesimen Brasil tersebut tumbuh mencapai tinggi 1,6 meter. Spesies ini dapat tumbuh hingga lebih dari 10 meter. “Ini kedua kalinya bunga itu mekar. Pertama kali pada bulan Desember 2010 lalu,” kata Oliveira.

Saat mekar, bunga memiliki suhu yang sama dengan tubuh manusia, ini membantu menyebarkan bau busuknya. Bunga ini termasuk tanaman langka, sangat sulit untuk membudidayakan dan membutuhkan waktu enam tahun untuk tumbuh.

Spesies bunga bangkai pertama kali diidentifikasikan pada tahun 1878 oleh ilmuwan Italia, Odoardo Beccari, di Sumatra, Indonesia. Semenjak itu, bunga ini dibawa dan dibudidaya di berbagai taman botani di seluruh dunia.

Sepuluh tahun sejak ditemukan, bunga tersebut mekar di kebun London dan bunga ini mekar kembali pada tahun 1926.

Rekor Terbesar

Hingga tahun 2005, rekor bunga tertinggi di penangkaran dipegang oleh Kebun Raya Bonn, Jerman yang menghasilkan bunga setinggi 2,74 meter pada 2003.

Rekor ini dipecahkan oleh Kebun Botani dan Hewan Wilhelma di Stuttgart, Jerman pada 20 Oktober 2005 yang punya bunga bangkai setinggi 2,91 meter.

Kebun Raya Cibodas, Indonesia, mengklaim pernah memiliki bunga bangkai  mencapai ketinggian 3,17 meter pada dini hari, 11 Maret 2004. Saat itu bunga bangkai mekar dalam seminggu.

Pada 2010, rekor muncul kembali. Louis Ricciardiello mengklaim spesimen ini pernah mencapai tinggi 3,1 meter pada 18 Juni 2010, di taman botani Orchids Winnipesaukee, New Hampshire, Amerika Serikat. Rekor terakhir ini kemudian tercatat di Guinness World Records.

Jum’at, 28 Desember 2012 | 13:12 WIB

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s