Peneliti Temukan Pengobatan Baru untuk Leukemia

Vera Farah Bararah

ilustrasi (Foto: Thinkstock)

Jakarta, Selama ini pengobatan untuk leukemia atau kanker darah sebatas kemoterapi saja. Akan tetapi, kini peneliti menemukan pengobatan baru yang diduga efektif untuk leukemia, yaitu blast plasma.

Para ilmuwan telah menemukan sel-sel kanker dari penderita leukemia dapat dibunuh ketika sel ini terkena sejenis materi yang dikenal sebagai plasma dingin (cold plasma) melalui ledakan gas bermuatan listrik. Pengobatan ini diharapkan bisa memberikan pengobatan baru untuk leukemia.

Aliran gas terionisasi ini diperkirakan dapat memacu mekanisme perusakan diri dalam sel-sel kanker, sedangkan sel yang sehat tetap terjaga tanpa ikut dirusak. Para peneliti percaya pengembangan pengobatan seperti dialisis yang mana darah dari pasien leukemia dilewatkan melalui aliran plasma untuk menghancurkan sel-sel kanker.

“Orang dapat membayangkan mesin yang sama dengan yang digunakan untuk dialisis, yang mana darah dilewatkan pada pengobatan dengan plasma suhu rendah,” ujar Profesor Munir Laroussi dari Old Dominion University di Norfolk, Vancouver, seperti dikutip dari Telegraph, Selasa (23/10/2012).

Hasil studi yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Journal of Physics D: Applied Physics by the Institute of Physics mengungkapkan sel leukemia yang mendapatkan ledakan plasma selama 4 menit akan mati sekitar 12 jam setelah perawatan.

Dalam studi sebelumnya telah diketahui penggunaan aliran plasma ini dapat membunuh virus seperti flu. Diperkirakan plasma dingin ini menghasilkan molekul yang sangat reaktif yang berinteraksi dengan sel-sel kanker.

Kini para peneliti akan melakukan lebih banyak studi lagi untuk melihat bagaimana plasma ini mempengaruhi sel darah merah dan sel darah putih yang sehat, serta memastikan tidak akan memiliki efek toksik jika digunakan sebagai pengobatan.

“Sel-sel kanker berkembang biak dengan cepat, karena itu jauh lebih mungkin untuk mengambil spesies reaktif atau molekul yang dihasilkan oleh plasma,” ujar Profesor Laroussi.

Profesor Laurossi menuturkan leukemia merupakan kanker ganas yang paling umum menyerang anak-anak dan menyumbang sekitar 1 dari 3 kanker yang ada di anak-anak. Gejala leukemia pada anak-anak tergantung sejauh mana sel-sel leukemia mengambil alih sumsum tulang dari sel-sel darah lain yang sehat.

Selasa, 23/10/2012 10:56 WIB
(ver/nvt)

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s