Sutradara Mengaku Diizinkan Syuting di ICCU Harapan Kita

“Katanya nggak papa, aman syuting di sini tidak ada pasien”

Lutfi Dwi Puji Astuti, Heryu Nandiasa

 

Vemmy Sagita (facebook)

 

Sutradara sinetron Love In Paris, Vemmy Sagita mengungkapkan rasa belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya bocah 7 tahun, Ayu Tria yang menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta.

Ayu dikabarkan meninggal dunia lantaran tak dapat menjalani perawatan secara optimal gara-gara ruang ICCU digunakan untuk proses syuting sinetron tersebut.

Merasa disalahkan atas meninggalnya Ayu, Vemmy pun angkat bicara. Vemmy mengakui kru sinetron film Love In Paris memang menggunakan fasilitas di rumah sakit Harapan Kita untuk proses syutingnya. Ia juga bercerita, biasanya jika ia membutuhkan fasilitas medis utuk syuting tidak pernah menggunakan ruang ICCU sungguhan. Mereka, seringkali melakukan set peralatan sendiri dengan meminjam alat kesehatan.

Dari awal mau syuting diwanti-wanti untuk menyewa alat dari luar. Kalau sulit dicari baru kita pakai barang RS. Tapi pas kemarin malam, menunggu barang, kami bukan di ruang ICCU, tapi ruang biasa yang kami sewa. Namun, dokter kepala nyamperin memberi izin syuting di ICCU real set,” kata Vemmy.

Tim kru sinetron Love In Paris pun sempat bertanya, apakah memang boleh ruang tersebut digunakan untuk syuting. Pihak rumah sakit pun mengatakan aman.

“Katanya nggak papa, aman syuting di sini tidak ada pasien. Peralatan dari luar kami cancel,” ceritanya.

Perjanjian lisan yang disepakati pihak kru sinetron dengan pihak rumah sakit pun menyatakan, jika ada pasien masuk, mereka siap diusir.

“Prioritas tetap pasien. Kami juga siap diminta ke luar di tengah syuting kalau ada pasien. Akan tetapi, nggak ada pemberitahuan sama sekali,” katanya.

Meski begitu Vemmy pun bercerita, setelah syuting selesai memang ada pasien masuk, dan setelah itu, tidak ada kejadian apapun.

“Kami pun mengungkapkan belasungkawa, kalau memang terjadi seperti itu sedalam-dalamnya. Kami nunggu sampai pagi nggak masalah. Nggak pernah ada gontok-gontokan sama pasien,” ceritanya.

Ayu merupakan anak dari Kurnianto, karyawan Kantor Berita Radio 68H. Ayu meninggal pukul 02.30 dini hari tadi.

Ayu masuk UGD pada Rabu pukul 20.00. Kamis kemarin, pembuluh darahnya pecah, sehingga harus masuk ICCU. Namun malam itu ruang ICCU sedang dipakai syuting film Love in Paris.

Hasto, staf humas RS Harapan Kita pun memilih tutup mulut saat dikonfirmasi atas kasus ini. “Ini bukan hak saya berbicara masalah ini,” katanya kepada VIVAnews. “Nanti kami akan beri keterangan pers.” (adi)

Kamis, 27 Desember 2012, 16:51 WIB

• VIVAlife

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s