Kemenkes akan Beri Teguran pada RSAB Harapan Kita

Vera Farah Bararah

Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta, Kemenkes telah melakukan investigasi terkait kasus kematian pasien di ruang ICU RSAB Harapan Kita. Nantinya Kemenkes akan memberikan teguran pada RSAB Harapan Kita.

Investigasi sudah dilakukan Kemenkes bersama tim sejak kemarin hingga hari ini untuk mencari tahu sejauh mana kebenaran dan informasi yang ada. Tim investigasi yang terdiri dari Kemenkes, pakar kesehatan dan pakar hukum menelusuri proses pelayanan mulai dari masuk sampai berada di ruang ICU.

Hasil yang ada penanganan dan perawatan sudah sesuai dengan aturan SOP berdasar kondisi penyakit almarhumah A. Serta tidak ada hambatan ketika pasien ini dibawa dari IGD (Instalasi Gawat Darurat) ke ICU (Intensive Care Unit).

Syuting sendiri dilakukan di lokasi lain dari ICU yang mana tempat tersebut tidak dimanfaatkan dan ada alat-alat yang disimpan, sehingga kemungkinan yang terlihat di ICU adalah kondisi keramaian.

“Di satu sisi penanganan untuk almarhumah, tapi di sisi lain untuk kondisi syuting. Hal tersebut tidak seharusnya karena secara pelayanan tidak terganggu, tapi kebisingan-kebisingan sedikit banyak pengaruhi pelayanan,” ujar dr Chatib Rajab Nasution, selaku Direktur Bina Upaya Rujukan Kemenkes dalam acara konferensi pers di Gedung Kemenkes, Jakarta, Jumat (28/12/2012).

Chatib menuturkan nantinya tentu akan dilihat dan dilanjuti sesuai dengan arahan Menkes, namun terserah pimpinan nantinya tegurannya akan seperti apa.

“Tindak lanjut hasil invetigasi ada suatu teguran yang mungkin nantinya ditetapkan oleh Menkes secara berjenjang,” imbuhnya.

“RSAB Harapan Kita adalah RS vertikal di bawah Kemenkes. Ini akan menjadi pelajaran berharga bagi kami dan RS lain untuk berhati-hati. Walaupun tidak langsung tapi diharapkan lebih baik ke depannya,” ungkap Chatib.

Namun hasil investigasi ini diharapkan menjadi jelas titik permasalahannya apa, sehingga ke depannya bisa menjadi lebih baik lagi.

Jumat, 28/12/2012 16:16 WIB
(ver/up)

 

Browser anda tidak mendukung iFrame
Baca Juga

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s