Cegah Kanker Usus Besar & Pankreas dengan Asupan Magnesium

Linda Mayasari

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta, Nutrisi makanan yang Anda konsumsi sehari-hari dapat melindungi Anda dari risiko penyakit. Magnesium yang terkandung dalam makanan sayuran hijau, kacang-kacangan, dan biji-bijian diketahui dapat melindungi seseorang dari risiko kanker usus besar dan pankreas.Para peneliti melakukan studi kasus terhadap lebih dari 1.500 orang yang dibagi ke dalam dua kelompok, kelompok kasus dan kontrol. Kelompok kasus diminta meningkatkan asupan magnesium dalam dietnya setiap hari hingga sebanyak 100 mg.

Hasil penelitian menunjukkan, bahwa risiko kanker usus besar menurun hingga 19 persen. Namun penurunan tersebut hanya berhasil pada orang-orang dengan rata-rata indeks massa tubuh (BMI) 25.

Bagian kedua penelitian menganalisis data gabungan dari beberapa penelitian serupa sebelumnya dengan studi baru tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa efek perlindungan dari 100 mg tambahan magnesium per hari mengurangi risiko kanker kolorektal hingga 12 persen.

Data tersebut juga menunjukkan, bahwa asupan magnesium dan penurunan risiko kanker memiliki hubungan linier, yang berarti semakin besar asupan magnesium dapat melindungi usus besar dari kanker. Sehingga seseorang dapat melindungi diri dan mencegah penyakit kanker kolorektal dengan menambah asupan magnesium.

Selain penelitian tersebut, para ilmuwan dari Cohort EPIC juga melakukan studi terhadap 142.203 pria dan 334.999 wanita untuk mengetahui kaitan magnesium dengan kanker pankreas. Penelitian tersebut dilakukan dengan memeriksa catatan pola makan peserta penelitian setiap hari selama 11 tahun.

Hasilnya diketahui, bahwa setiap kenaikan asupan magnesium sebanyak 100 mg per hari dalam diet, dapat mengurangi risiko kanker pankreas sebesar 21 persen bagi orang dengan rata-rata BMI 25, seperti dikutip dari naturalnews, Jumat (23/11/2012).

Dalam mencegah dan mengatasi kanker, seseorang memerlukan kerjasama lebih dari 300 sistem enzim yang ditemukan di setiap jaringan tubuh manusia. Keberadaan magnesium dalam tubuh memiliki peran penting dalam DNA, proliferasi, perbaikan diferensiasi sel, dan angiogenesis.

Orang-orang yang lebih tua, peminum berat, dan orang-orang dengan hiperglikemia, sensitivitas gluten, dan penyakit Crohn biasanya lebih mudah mengalami kekurangan magnesium.

Kekurangan magnesium juga terkait dengan peradangan dan stres oksidatif, dan sekarang, dengan peningkatan risiko kanker. Mengambil suplemen magnesium adalah cara mudah untuk meningkatkan asupan magnesium, tetapi disarankan untuk melakukan diet makanan kaya magnesium.

Jumat, 23/11/2012 08:26 WIB
(vit/vit)

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s