Kekhawatiran Deddy Corbuzier Tinggalkan Indonesia

Dia khawatir orang Indonesia lupa padanya jika lama berkarier di luar

 

Lutfi Dwi Puji Astuti, Stella Maris

 

Deddy Corbuzier (walpaperdunia.com)

Tak mudah bagi Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo alias Deddy Corbuzier untuk mengukir karier di dunia internasional. Belum lama ini, ia mendapat tawaran mengembangkan kariernya di Las Vegas. Namun, hal itu tak lantas membuatnya bernafsu mengambil keputusan.

Walau namanya mulai dikenal di mancanegara, Deddy justru khawatir dengan perkembangan dunia sulap di Indonesia. Tawaran menggiurkan yang mampir padanya, justru membuatnya ragu dan berpikir ulang untuk menandatangani kontrak perjanjian kerja. Katanya, banyak pertimbangan yang harus dipikirkan dengan matang.

“Pertimbangan saya pergi ke Vegas, saya mikir anak dan istri. Jujur yang lebih saya pikirkan adalah karier dan karya saya di sini. Saya khawatir dunia sulap di Indonesia selesai kalau saya pergi,” kata Deddy saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat.

Secara tidak langsung Deddy mengatakan kalau dirinya memainkan peranan besar dalam dunia sulap Indonesia. Pasalnya hingga saat ini tak banyak pesulap sepertinya yang dapat bertahan lama menjalani profesi tersebut. Ayah satu anak ini mengakui kalau dirinya berusaha untuk meningkatkan kelas seni sulap di Indonesia.

“Saya 20 tahun di sulap dan 15 tahun di televisi. Dulu sulap masih dianggap sebelah mata dan tak banyak orang yang ingin melihat. Saya khawatir sulap di Indonesia akan habis,” tutur pesulap yang juga berprofesi sebagai aktor dan presenter ini.

Disamping itu, suami dari Kalina Oktarani ini juga mengutarakan kalau dirinya angkat kaki dari dunia sulap Indonesia dan bekerja di luar negeri, cepat atau lambat masyarakat Indonesia akan melupakan namanya.

“Sebab kalau saya berangkat dan tinggal selama lima tahun di Vegas, lalu kembali lagi ke sini (Indonesia), kemungkinan masyarakat sudah tak lagi mengenali saya. Karier ini akan habis dan sulit rasanya untuk memulainya kembali,” tukas Deddy. (eh)

Senin, 7 Januari 2013, 11:38 WIB

• VIVAlife

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s