Studi: Wanita Rentan Idap Sindroma Patah Hati

Dipengaruhi hormon stres dan memiliki gejala yang mirip dengan serangan jantung

 

Anda Nurlaila

 

Stres, pemacu sindroma ‘patah hati’ pada wanita
(inmagine)

Wanita kerap disebut sebagai makhluk yang lebih sensitif dan ‘berhati’ lemah. Sekelompok dokter Amerika Serikat menyimpulkan, secara fisik jantung wanita memang lebih mudah rusak dibandingkan pria.

Ketika mengalami stres mendadak atau kecemasan berkepanjangan, wanita lebih mungkin mengalami “sindroma patah hati,” dengan gejala-gejala yang mirip serangan jantung.

Dikutip dari MSNBC, ini terjadi ketika gelombang hormon stres seperti adrenalin, kortisol dan hormon lainnya menyebabkan katup jantung yang berfungsi memompa darah tidak dapat bekerja dengan benar.

Umumnya, pasien yang mengalami sindroma ‘patah hati’ akan sembuh tanpa kerusakan permanen setelah beberapa minggu. Namun, dalam beberapa kasus dapat menciptakan kerusakan fatal bagi penderitanya.

Studi yang dipaparkan dalam Konferensi Asosiasi Jantung Amerika mengungkapkan para ahli tak mengetahui alasan hal ini lebih rentan terjadi pada wanita. Mereka menduga, perbedaan hormon di antara dua jenis kelamin mungkin memainkan peran. (ren)

Kamis, 17 November 2011, 10:06 WIB
• VIVAnews

Nov 17, ’11 10:59 AM

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s