Jupiter dan Bulan Akan Bersinar Lebih Terang

Pemandangan ini hanya dapat disaksikan 13 tahun sekali

 

 Muhammad Chandrataruna

 

Planet Jupiter

Planet Jupiter (NASA)

Pada awal pekan ini, langit di Bumi akan “kedatangan” tamu istimewa, yaitu dua objek antariksa yang akan terlihat lebih dekat dan terang. Dua objek tersebut adalah Jupiter dan Bulan.

Hari ini, Selasa 22 Januari 2013, keduanya akan nampak lebih terang dari biasanya. Pemandangan indah ini akan terlihat kembali pada 2026 mendatang.

Pemandangan yang istimewa ini akan terlihat pada Senin malam, 21 Januari 2013, waktu Amerika Serikat, atau sekitar pukul 10-12 siang hari di Indonesia Bagian Barat.

Sayang, meski jumlahnya banyak, daerah yang diprediksi dapat melihat pemandangan ini, hanya sekitar wilayah Amerika Serikat dan Kanada bagian Selatan. Namun, tidak menutup kemungkinan kedua objek tersebut terlihat dari wilayah lain.

Bulan akan berjarak sekitar 248.700 mil, atau 400.500 kilometer dari Bumi. Sedangkan Jupiter akan berjarak 1,664 kali lebih jauh, yakni dari jarak 665,9 juta kilometer. Pada waktu tersebut, bulan akan tampak 78 persen lebih terang (Waxing gibbous) dari biasanya.

Para ahli astronomi, sepanjang hari Senin, berkesempatan untuk melihat apa yang disebut appulse, yakni jarak terdekat antara kedua planet. Dalam konteks ini, yaitu jarak antara Bulan dan Jupiter.

Para astronom mengatakan, bahwa appulse tidak memiliki efek langsung pada Bumi.

Dalam prosesnya, bulan akan merayap perlahan menuju Jupiter, dan akhirnya melewati tepat bagian bawah Jupiter. Bulan akan terlihat tiga kali lebih terang ketimbang Sirius, bintang paling terang di jagat raya, dari Bumi.

Meski bulan yang akan bergerak menuju Jupiter,  pencitraan ini akan nampak seperti Jupiter yang bergerak. Planet besar ini akan muncul secara perlahan di atas Bulan.

Setelah mencapai jarak terdekat, Bulan akan bergerak perlahan ke arah Timur, meninggalkan Jupiter.

“Anda juga berkesempatan untuk mencoba pemandangan yang tidak biasa, yaitu melihat jejak Jupiter di sore hari, sebelum matahari terbenam,” ujar Tony Flanders, associate editor di majalah Sky & Telescope, dalam sebuah pernyataan yang dilansir Space.com.

Jika Anda melewatkan momen ini, tidak perlu khawatir. Menurut Sky & Telescope, masih ada momen gerhana Jupiter pada 17 Maret mendatang. (eh)

Selasa, 22 Januari 2013, 06:05
© VIVA.co.id

1 Comment

  1. Pelaksanaan Pemilihan Gubernur Provinsi Sulawesi selatan 2013-2018, bertepatan dengan moment ini. Semoga secara tak langsung memberi pertanda baik atas Gubernur terpilih sebagai yang terbaik


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s