Tujuh Jenis Air yang Bikin Rambut Rontok

Kerontokan tak hanya disebabkan produk perawatan rambut

Maya Sofia, Shalli Syartiqa

Kandungan besi dan magnesium pada air dapat menyebabkan rambut kering dan rontok

Rambut rontok ternyata tak hanya disebabkan penggunaan produk perawatan rambut yang salah. Seperti dilansir laman Boldsky, rambut rontok juga disebabkan air yang Anda gunakan untuk keramas.

Air mengandung klorin misalnya, sangat tidak dianjurkan untuk keramas. Sebab, air jenis ini dapat  mengancam kesehatan rambut. Oleh karena itu, ada baiknya Anda mengenali jenis-jenis air yang bisa menyebabkan kerontokan rambut berikut ini.

1. Air klorin

Klorin biasanya banyak terkandung dalam air kolam renang. Mineral ini digunakan untuk menjaga air kolam renang bebas dari virus dan bakteri.  Sayangnya, klorin dalam kadar tinggi dapat  berdampak buruk terhadap rambut. Oleh karena itu disarankan bagi Anda untuk menggunakan penutup kepala saat berenang.

2. Air sadah

Air sadah mengandung magnesium, kalsium, silika, dan mineral terlarut dalam kadar tinggi. Kandungan tersebut dapat menyebabkan kekeringan, kerusakan, dan penipisan rambut. Silika yang terkandung dalam air sadah, juga dapat menyebabkaan ketombe, yang berujung pada kerontokan rambut.

3. Air garam

Air jenis ini dapat menghilangkan kelembaban pada rambut. Akibatnya, rambut kering, rapuh serta rusak. Rambut juga dapat rontok secara terus-menerus sehingga terjadi kebotakan.

4. Air desanilasi

Air jenis ini biasa digunakan di negara-negara Timur Tengah untuk air minum. Meski demikian, air jenis ini, ternyata tidak baik untuk rambut karena mengandung klorin dan sodium dalam kadar tinggi. Mencuci dengan air jenis ini dapat menyebabkan rambut menjadi rapuh dan kering, terutama di bagian akar.

5. Air hujan

Banyak asumsi, bahwa air hujan sangat baik untuk mencuci rambut. Air ini juga dikatakan sebagai soft water karena tingkat kesadahannya yang rendah. Namun, air hujan dapat, berbahaya bagi rambut, menyusul semakin tingginya tingkat polisi udara. Akibatnya, rambut pun menjadi kering. Selain itu, air hujan asam juga dianggap sangat berbahaya bagi rambut.

6. Air permukaan

Air permukaan yang dipompa dari danau dan sungai mengandung mineral yang lebih sedikit dan kadang telah tercemar oleh lingkungan dan polusi yang memacu perkembangan bakteri. Klorin dan kapur pun ditambahkan ke dalam air untuk membunuh bakteri. Kedua zat kimia inilah yang akhirnya mengakibatkan rambut kering dan rontok.

7. Air tanah

Air tanah berasal dari air hujan yang melewati lapisan bumi dan mengendap di bawah tanah. Mineral seperti besi dan magnesium yang banyak ditemukan dalam tanah, ternyata juga dapat  ditemukan di air tanah. Mineral ini tentunya menyebabkan rambut kering dan kurang berkilau.

Sabtu, 26 Januari 2013, 15:40 WIB

• VIVAlife

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s