Aspartame di Minuman Kemasan Sebabkan Pengerasan Otak? Ini Kata Neurolog

Erninta Afryani Sinulingga

Aneurisma Aorta Torakalis
Foto: Ilustrasi/Thinkstock

Aspartame dalam minuman kemasan disebut menyebabkan pengerasan otak dan sumsum tulang belakang. Kabar itu disampaikan melalui pesan berantai BlackBerry Messenger. Benarkah demikian?

Menurut neurolog, Prof. dr. Teguh Ranakusuma SpS(k), tidak ada yang namanya pengerasan otak. Sebab otak merupakan jaringan lunak yang terdiri atas serabut-serabut.

“Otak itu jaringan lunak, tidak ada yang namanya pengerasan otak atau sumsum tulang belakang,” ujar Prof. Teguh saat berbincang dengan detikHealth, Jumat (1/3/2013).

Penyakit yang menyerang otak pada umumnya diketahui, bukan pengerasan otak melainkan hidrosefalus. Hidrosefalus menyebabkan otak dipenuhi cairan yang membuat cairan otak bertambah sehingga membuat otak mengerut.

“Dengan mengerutnya otak, otomatis fungsinya menurun. Kondisi ini tidak disebabkan oleh aspartame,” jelas Prof. Teguh.

Penyakit lainnya adalah pengapuran sebagian otak, dan penyakit ini bukan berarti pengerasan otak atau sum-sum tulang belakang. Nah, jika terjadi pengapuran, maka sebagian otak tidak bekerja.

Prof. Teguh menjelaskan fungsi otak terdiri atas tiga, yaitu sensorik, motorik, dan fungsi luhur (fungsi optimal luhur). Fungsi ini yang mendukung dan mengontrol segala kegiatan yang dilakukan manusia. Apabila otak mengalami gangguan, maka manusia tidak dapat berfungsi seutuhnya.

“Tetapi mohon diingat segala sesuatu yang buatan itu tidak baik, apalagi dikonsumsi berlebihan. Lebih baik yang alami saja,” pesan Prof Teguh.

Sebelumnya diberitakan beredar pesan berantai yang menyebut beberapa produk minuman kemasan mengandung zat berbahaya. Pesan tersebut mencomot nama Ikatan Dokter Indonesia dan menampilkan nama seorang dokter. Namun IDI membantah talah mengeluarkan pernyataan tersebut.

Ketua IDI, dr. Zaenal Abidin MHKes mengatakan pesan berantai semacam itu telah sering menyebar. Biasanya pesan tersebar di awal-awal tahun. Dia menduga hal ini terjadi karena ada perang bisnis.

Berikut ini isi pesan berantai yang mencatut nama IDI tersebut:

“IKATAN DOKTER INDONESIA (IDI):
Saat ini sedang ada wabah pengerasan otak atau sumsum tulang belakang. Jangan minum produk2:
EXTRA JOSS,
M-150,
KOPI SUSU GELAS,
KIRANTI,
KRATINGDAENG,
HEMAVITON,
NEO HORMOVITON,
MARIMAS,
FRUTILLO,
SEGAR SARI,
POP ICE,
SEGAR DINGIN vit C,
OKKY JELLY DRINK,
INACO,
GATORADE,
NABATI,
ADEM SARI,
NATURADE GOLD,
AQUA SPLASH FRUIT,
karena mengandung ASPARTAME (lebih keras dari Biang Gula) racun yang menyebabkan diabetes, kanker otak dan dapat mematikan sumsum tulang.
***Diteruskan kepada orang-orang yang kita cintai dan kita sayangi.***
dr.H.ISMUHADI, MPH
(0811-323601)
Bukan broadcast sampah. sebarin ya bagi yang punya hati emas”

Jumat, 01/03/2013 17:43 WIB
(vit/up)

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s