Dua Komet Sedang Dekati Bumi

Komet 2011 L4 Panstarrs akan sambangi langit Bumi antara 12-13 Maret

 

 Muhammad Chandrataruna

 

Komet (ilustrasi)

Komet (ilustrasi) (gizmodo.com.au)

Setelah penduduk di Bumi dihebohkan dengan hujan meteor di Rusia dan asteroid di bulan Februari silam, benda angkasa lain juga akan muncul di langit Bumi sekitar bulan ini. “Tamu” angkasa itu adalah komet.

Komet 2011 L4 Panstarrs akan menyambangi langit Bumi antara tanggal 12 dan 13 Maret nanti. Menurut para peneliti, benda bercahaya ini telah melakukan perjalanan selama jutaan tahun dari awan Oort, koloni benda-benda es raksasa yang berada di tepi Tata Surya.

Sepanjang bulan Maret, Panstarrs akan menampakkan diri di langit Barat. Kemungkinan akan terlihat paling jelas pada tanggal 12-13 Maret, setelah melewati masa bulan sabit.

“Dia akan muncul kala langit senja, tidak cerah seperti yang diharapkan sebelumnya. Akan tetapi, komet adalah benda tak terduga, bisa muncul kapan saja,” kata Robin Scagell, wakil presiden Society for Popular Astronomy, yang dikutip Telegraph, 3 Maret 2013.

Menjelang akhir bulan, pemandangan komet akan memudar, tetapi letaknya akan lebih tinggi di langit, relatif lebih mudah untuk disaksikan.

Sekitar 30 Maret, bagian utara komet akan lebih dekat dengan galaksi Andromeda. “Itu dapat  tampak lebih jelas bagi para pengamat langit,” kata Scagell.

Apabila Anda tidak punya teropong, kami sarankan untuk membelinya. Oleh karena objek ini akan sulit dilihat tanpa alat bantu, seperti teropong atau teleskop.

Bukan apa-apa, jika berhasil menyaksikannya, Anda akan menjadi saksi sejarah. Oleh karena Panstarrs diperkirakan baru akan kembali ke Bumi sekitar 110.000 tahun lagi.

Menghampiri langit Bumi, Panstarrs tidak sendirian. Ada satu “teman” komet lain, yaitu Ison. Komet Ison akan terbang lebih dekat ke Matahari, membuatnya lebih menyala.

Bahkan, para ahli memprediksi, komet satu ini cukup terang, jika ingin dilihat di siang hari. “Mungkin akan terlihat fantastis untuk beberapa hari, tapi sulit memprediksi kemunculannya,” kata Scagell.

“Kita harus lebih awas. Ekor komet itu bisa tiba-tiba saja muncul, mencuat di atas cakrawala,” kata dia.

Senin, 4 Maret 2013, 00:48
© VIVA.co.id

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s