Mencicipi Bulu Babi Segar

Bulu babi mentah cita rasanya hampir mirip sashimi

 

Maya Sofia, Tasya Paramitha

Bulu babi mentah cita rasanya hampir seperti sashimi yang sudah diberi soya atau kecap asin namun sedikit lebih amis. (VIVAlife/Tasya Paramitha)

Bulu babi yang juga dikenal sebagai landak laut atau echinoidea memiliki bentuk tubuh yang bulat dengan duri-duri tajam di seluruh permukaan tubuhnya. Habitat spesies ini berada di wilayah pasang surut hingga kedalaman laut maksimal 5.000 meter.

Bulu babi yang lazim ditemukan yakni yang berwarna hitam. Walaupun begitu, sebenarnya banyak jenis bulu babi lainnya antara lain yang berwarna coklat, ungu, merah dan hijau.

Saat bertandang ke Pulau Macan, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, pada Kamis, 11 April 2013 lalu, VIVAlife berkesempatan mencicipi langsung bulu babi segar dari laut. Saat snorkeling, Anda dapat melihat bulu babi banyak terdapat di antara karang-karang atau dapat dilihat dengan mata telanjang tersebar di pantai yang airnya begitu jernih.

Bulu babi yang sudah dibersihkan durinya kemudian dipecahkan cangkangnya sehingga dapat diambil telurnya yang berwarna jingga. Tekstur bulu babi ini sangat lembek dan kenyal. Bagi Anda yang menyukai sushi atau sashimi sepertinya akan menyukai bulu babi mentah ini karena cita rasanya hampir seperti sashimi yang sudah diberi soya atau kecap asin namun sedikit lebih amis.

Walau bulu babi hidup di berbagai perairan di Indonesia, namun bulu babi disebut-sebut sebagai kuliner asli Sulawesi Tenggara yang sangat digemari masyarakat Wakatobi. Di sana, bulu babi biasa dimasak dengan cara dikukus atau dibakar.

Sementara itu, di Pulau Serangan yang terletak 500 meter di sebelah selatan kota Denpasar, Bali, bulu babi juga lazim dikonsumsi. Dinamakan Drandan, hidangan ini dimasak dengan cara dipepes menggunakan daun pisang dan ditambahkan bumbu-bumbu seperti bawang putih, bawang merah, cabai, kemiri, garam dan lain-lain. Selain dipepes, Drandan juga dapat digoreng.

Hidangan Populer

Di negara-negara lain, bulu babi juga termasuk hidangan laut yang populer. Seperti di Italia misalnya, bulu babi atau biasa disebut Ricci di Mare disajikan diatas piring langsung dengan cangkangnya yang telah dibersihkan dari bulu-bulu tajamnya. Anda diharuskan menggunakan alat pembuka semacam gunting untuk membuka cangkang dan mengambil dagingnya yang dimakan langsung secara mentah.

Lalu di Amerika Utara dan Selandia Baru, bulu babi juga biasa disajikan mentah bersama air perasan jeruk lemon. Sedangkan di Jepang, bulu babi atau disebut uni juga menjadi salah satu jenis kuliner populer yang dihidangkan bersama sushi dan sashimi atau digoreng menjadi tempura.

Tak hanya lezat, kuliner unik yang satu ini ternyata memiliki sederet manfaat kesehatan. Kandungan protein serta gizinya yang tinggi juga kandungan kalori yang rendah membuat bulu babi terbukti mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah, memperbaiki metabolisme tubuh serta menurunkan tekanan darah.

Beberapa penelitian juga menyebutkan, bahwa bulu babi mampu meningkatkan hormon testosteron yang baik bagi stamina dan vitalitas pria. (ren)

Jum’at, 12 April 2013, 15:40 WIB

• VIVAlife

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s