Hobi Minum Soda Tingkatkan Risiko Diabetes 5 Kali Lebih Tinggi

 

Ajeng Anastasia Kinanti

Foto: Ilustrasi/Thinkstock

 

Jakarta, Soda adalah salah satu minuman yang populer di berbagai kalangan masyarakat. Namun, ada studi baru yang mengungkapkan, bahwa mengonsumsi minimal 1 kaleng minuman soda per hari dapat meningkatkan risiko 5 kali lebih tinggi untuk terkena diabetes.

Studi yang telah dipublikasikan dalam jurnal Diabetologia ini dilakukan di Inggris, Jerman, Denmark, Italia, Spanyol, Swedia, Perancis, dan Belanda dengan melibatkan 350.000 orang. Seluruh responden ditanya tentang kebiasaan pola makan mereka.

“Mengonsumsi minuman ringan dengan pemanis saja sudah meningkatkan risiko diabates. Sehingga semakin banyak jumlah kaleng yang diminum, semakin tinggi juga risikonya,” ujar Dora Romaguera, pemimpin studi dari Imperial College London, seperti dikutip dari BBC, Jumat (26/4/2013).

Romaguera melanjutkan saat ini konsumsi minuman soda dengan kandungan gula tinggi masih sangat digemari oleh masyarakat. Hasil studi ini diharapkan dapat menyadarkan masyarakat untuk beralih ke air putih.

“Mengingat adanya peningkatan konsumsi di Eropa, pesan ini harus disampaikan tidak hanya ke Eropa, tetapi juga ke seluruh dunia,” lanjut Romaguera.

Hasil studi ini sebelumnya sempat diragukan jika memerhatikan indeks massa tubuh. Namun, Dr. Matius Hobbs, pemimpin peneliti dari Diabetes UK, mengungkapkan, bahwa jelas ada hubungan antara minuman soda bergula dengan risiko diabetes tipe 2, bahkan ketika indeks massa tubuh diperhitungkan.

Hal ini menunjukkan bahwa risiko tersebut meningkat tidak semata-mata karena banyaknya kalori yang didapat dari soda.

“Meskipun begitu, kami sangat menyarankan bagi semuanya untuk tetap membatasi konsumsi minuman dengan kandungan gula tinggi. Ini karena kandungan kalorinya tinggi dan dapat  menyebabkan peningkatan berat badan secara berlebihan,” lanjut Dr Hobbs.

Dr. Hobbs kembali mengingatkan pentingnya menjaga berat badan tetap dalam batas normal, karena itu adalah salah satu faktor penting jika ingin mencegah diabetes tipe 2.

“Asalkan ada kemauan, kita dapat dengan mudah mengganti konsumsi minuman soda dengan air putih. Intinya adalah apakah kita benar-benar ingin menjaga agar tubuh tetap sehat,” ungkap Prof Patrick Wolfe, peneliti dari University College London.

Jumat, 26/04/2013 08:01 WIB
(vit/vit)

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s