Menilik Seberapa Hebat Kiwi untuk Kesehatan

Mencegah penyakit degeneratif

Wuri Handayani, Stella Maris

Kiwi diklaim sebagai buah tinggi vitamin C dan E. (dok. zespri)

Selain makanan pokok penghasil energi, sayuran, dan lauk pauk pengasup protein, tubuh juga membutuhkan buah yang bekerja sebagai antioksidan. Fungsinya: mencegah penyakit degeneratif seperti kencing manis, kanker, dan obesitas. Selain itu juga meningkatkan kesehatan saluran cerna, daya tahan tubuh, dan mencegah kerusakan sel.

 

Menurut ahli gizi klinis Dr. Fiastuti Witjaksono, pilihan buah tepat untuk memenuhi kebutuhan antioksidan adalah kiwi. Buah ini memiliki kandungan protein yang berfungsi sebagai zat pembangun pengganti sel-sel rusak. Selain itu juga memperbaiki metabolisme tubuh.

 

“Kiwi memiliki kandungan vitamin C lebih tinggi, vitamin E-nya lima kali lebih besar dibandingkan apel. Kiwi juga kaya akan serat dan mengandung enzim actinidin yang membantu perencanaan protein, sehingga mudah diserap,” kata Fiastuti.

 

Berdasarkan penelitian USDA Nutrient Database, vitamin C pada buah kiwi memang lebih besar dibanding buah jeruk. Per 100 gram jeruk mengandung sekitar 53,2 mg, sedangkan kiwi gold 108,5 mg, dan kiwi hijau 85,1 mg.

 

Demikian juga dengan kandungan vitamin E. Jeruk hanya memiliki 0,18 mg per 100 gram, sedangkan kiwi hijau 0,86 mg, dan kiwi gold 1, 32 mg.

Kamis, 2 Mei 2013, 07:51 WIB

• VIVAlife

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s