Tugas Semut Ini Hanya Berhubungan Seks dengan Ratu

 

Siapa yang bertugas membuat keturunan semut?

 

 

 

 Sandy Adam Mahaputra, Tommy Adi Wibowo

 

Foto semut yang sedang berdiri di atas bebatuan

Foto semut yang sedang berdiri di atas bebatuan (dailymail.co.uk)

 

 

Semut merupakan serangga yang termasuk kelompok Hymenoptera, termasuk tawon dan lebah. Di dalam koloni semut terbagi menjadi beberapa kasta, mulai dari tentara, pekerja, ratu, dan drones.

 

Lalu, dari semua kasta itu, siapa yang bertugas membuat keturunan semut?

Peran untuk menghasilkan keturunan semut dilakukan oleh kelompok drones, yaitu semut jantan yang memiliki tugas kawin dengan ratu.

Drones berkembang dari sebuah telur yang tidak dibuahi dan bertujuan untuk membuat keturunan. Biasanya telur-telur itu akan menetas menjadi jantan dan betina bersayap (ratu).

“Ada dua strategi kawin yang dilakukan oleh 20.000 spesies semut di seluruh dunia,” kata Walter Tschinkel, peneliti semut dari Florida State University, AS, dilansir Live Science, Kamis 27 Juni 2013.

Dia menambahkan, ketika drones sudah siap kawin, mereka akan terbang ke puncak bukit dan atas pohon untuk menarik perhatian ratu.

“Saat drone berada di atas puncak pohon, maka ratu akan segera menghampiri untuk melakukan proses kawin,” tambahnya.

Dalam proses kawin, drones akan memasukkan alat kelaminnya (aedeagus) ke saluran reproduksi betina untuk menyimpan sperma. Kemudian, sperma akan bergerak ke tempat penyimpanan sperma.

“Ratu akan menyimpan sperma untuk direproduksi menjadi telur sampai sisa umurnya. Jadi, ratu dapat bertelur beberapa kali, walau tidak melakukan proses kawin, karena telah menyimpan sperma drones,” jelas Tschinkel.

Setelah melakukan proses kawin, drones biasanya akan langsung mati. Sementara ratu akan memutuskan sayapnya dan pindah ke koloni baru.

Jum’at, 28 Juni 2013, 00:30
© VIVA.co.id

1 Comment

  1. Drone yang satu ini sangat menyenangkan jenis tugasnya; sedang yang jadi milik amaerika, drone adalah alat yang paling digemari dalam membantai manusia secara brutal, juga dirasakan aman untuk membunuh manusia, akibat alat ini belum masuk suatu konvensi internasional apa pun yang melarang digunakan sebagai alat pembunuh manusia. Jadi drone di mata amerika adalah legal digunakan untuk membunuh siapa saja


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s