Peneliti: Ada Empat Gas yang Ancam Lapisan Ozon

Ini berdasarkan analisis sampel udara sejak pertengahan 1970-an

 Renne R.A Kawilarang, Amal Nur Ngazis
Peta lapisan ozon
Peta lapisan ozon (REUTERS)

Tim peneliti memperingatkan adanya temuan empat gas yang berpotensi merusak lapisan ozon Bumi. Dua dari empat gas yang terakumulasi itu disebutkan berada pada tingkat yang mengkhawatirkan.

Menurut Science Recorder, Selasa 11 Maret 2014, di luar empat gas itu, peneliti University of East Anglia, Norwich, Inggris, juga mendeteksi adanya puluhan bahan kimia berbeda yang membahayakan lapisan ozon. Namun, peneliti fokus pada empat gas yang dianggap lebih berbahaya dan berpotensi memengaruhi pemanasan global.

Temuan peneliti itu berdasarkan analisis sampel udara yang diambil sejak pertengahan 1970-an.

Salah satu peneliti, Johannes Laube, menyebutkan CF-113a merupakan gas yang paling mengganggu dari empat gas yang ada. Laube memperkirakan sumber gas ini berasal dari insektisida pertanian, namun itu belum pasti karena asal usul pastinya belum diketahui. Ia menyerukan agar sumber gas ini ditemukan dan menghilangkan gas itu dari aktivitas produksi oleh manusia.

Seperti diketahui, dunia telah mambatasi penggunaan gas pernipis lapisan ozon atau dikenal kloroflorokarbon (CFC), yang biasanya umum digunakan pada kulkas, pendingin udara sampai pemubuatan busa.

Seperti halnya CFC, senyawa yang ditemukan peneliti membutuhkan waktu puluhan tahun agar dapat pecah di atmosfer, sehingga menambah resiko pada lapisan ozon. Peneliti juga memperingatkan riset mereka tergolong masih awal dan mengambil konsentrasi atmosfer yang kecil. Untuk itu perlu dilakukan upaya serius menanggulangi hal ini.

Dunia pertama kali mengakui dampak merusak CFC pada lapisan ozon pada 1985 silam. Saat itu peneliti mengidentifikasi adanya lubang ozon di atmosfer Antartika. Akhirnya peneliti dunia menetapkan 13 gas CFC dan hidroklorofluorokarbon (HCFC) tertentu sebagai penyebab utama.

Kemudian pemimpin dunia menandatangani Protokol Montreal, yang melarang  13 gas CFC. Kemudian perjanjian diperkuat pada 2010 yang melarang semua jenis CFC. (umi)

Selasa, 11 Maret 2014, 15:05
© VIVA.co.id

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s