Pencarian MH370 Buka Selubung Misteri Samudera Hindia

Percaya atau tidak, ternyata saat ini, peta permukaan dasar Samudera Hindia bagian selatan itu masih penuh misteri. Ini tak ada kaitan dengan kepercayaan di masyarakat Jawa bahwa di sana bersemayam Nyi Roro Kidul. Namun, kawasan sepi dan dingin di lautan dalam itu sampai saat ini belum terpetakan. “Peta permukaan Planet Mars masih lebih baik,” demikian dikatakan koresponden BBC Richard Westcott.

Dan ternyata pencarian masif dan marathon terhadap pesawat Malaysia Airlines MH370 mulai membuka selubung misteri tersebut. BBCnews segmen Asia pada Selasa (30/9/2014)mengunduh beberapa foto “rahasia” bentang dasar laut, gunung api bawah laut, dan lain-lain, di Laut Hindia Selatan.

Foto-foto tersebut merupakan produk ikutan dari pencarian MH370. Pesawat Boeing B-777-200 dengan 239 penumpang, ditambah pilot-kopilot dan awak kabin, lenyap secara misterius pada 8 Maret lalu. MH370 dinyatakan hilang dalam penerbangannya dari Kuala Lumpur menuju Beijing, China, namun jejaknya ditemukan jauh melenceng menjadi ke sebelah lautan Hindia.

Sebanyak 26 negara terlibat dalam pencarian MH370 namun hingga memasuki bulan keenam sejak dia hilang, hasilnya masih nihil. Belum ada petunjuk apapun tentang di mana MH370 itu kini berada.

Tim Biro Keselamatan Transportasi Australia menjadi ujung tombak pencarian di Laut Hindia Selatan itu memakai teknologi sonar. Prioritas pencarian ditetapkan di dasar Laut Hindia Selatan itu.

Dasar penetapan lokasi itu adalah “desing” yang dilepaskan instrumen di dalam pesawat terbang Boeing B-777-200 itu yang ditangkap oleh satelit. Desing itu serupa dengan efek pancaran gelombang elektromagnetik antara telefon seluler yang ditempatkan di samping pengeras suara.

Telepon genggam itu terus-menerus memancarkan gelombang elektromagnetik untuk memastikan posisinya terhadap daratan.

Namun “desing” itu tidak sanggup memberi lokasi persis MH370. Hanya sebuah perkiraan sebuah lokasi yang terhampar seluas 60.000 kilometer persegi atau sekitar setengah luas Pulau Jawa. Terbayangkan susahnya? Mencaripesawat yangjatuh disebuah gunung saja–yang luasnya lebih terbatas dan pesawat itu diam –sudah sulit, apalagi di dasar lautan yang bisa menggeser lokasi pesawat.

Tapi para pencari itu tidak lekas menyerah. Mereka mengerahkan dua atau tiga wahana selam laut dalam untuk menyisir dasar laut itu, inchi demi inchi.

Namun data yang dihasilkan belum lah mampu untuk menjejak sebuah pesawat. Resolusinya masih terlalu kasar. Apalagi itu bukan kawasan yang mudah. Permukaan dasar laut itu bukanlah permukaan datar.


Broken Rigde lokasi pencarian MH370 di samudera hindia selatan (BBCnews/Pemerintah Australia)
Pakar kelautan dari Pusat Oseanografi Nasional Australia, Simon Boxall, menuturkan, tanjakan-tanjakan di bentang dataran dasar laut di sisi selatan Broken Ridge (kawasan bawah laut tempat diduga pesawat itu terbaring) berukuran lebih besar ketimbang Ben Nevis (pegunungan di dekat Skotlandia yang merupakan kawasan wisata favoritdi Inggris).

“Dengan bentang sepanjang 5.000 meter dan tinggi 1,5 kilometer dari dasar samudera, menjadikan Pegunungan Alpen di Eropa seperti kaki bukit saja (dibanding Broken Ridge),” katanya.

Kondisi itu membuat peta sonar menjadi sangat vital dalam upaya pencarian. Supaya wahana pencari laut dalam itu tidak tidak terjerembab ke dalam bukit atau celah pegunungan. Peralatan itu bergerak di dasar laut dengan ditarik oleh sebuah kabel superkuat sepanjang 10 kilometer.

“Tersangkutnya kabel bisa merusak alat pencarian, atau malah terputus sama sekali, sehingga peta dasar laut itu menjadi sangat penting,” kata Boxall.

Wahana pencari dasar laut itu memiliki penebar sonar untuk menjejak adanya benda aneh, dilengkapi kamera untuk memastikan itu sebuah potongan pesawat terbang atau hanya sebuah karang. Juga ada hidung elektronik yang dapat mengendus bahan bakar pesawat, walaupun itu sudah terlarung air laut.

Namun berbagai upaya yang mahal itu belum menjamin berhasil. “Operasi menemukan MH370 merupakan pencarian paling rumit dalam sejarah,” tulis Richard Westcott. Sehingga, mungkin dalam beberapa bulan ke depan kita akan menemukan sebuah titik terang. Kita mungkin sama sekali tidak akan menemukan bangkai pesawat tersebut dan tetap akan menjadi misteri dalam sejarah kedirgantaraan.

http://forum.viva.co.id/showthread.php?t=1787837
Reply With Quote

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

    Join 146 other followers

  • October 2014
    M T W T F S S
    « Aug   Nov »
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    2728293031