Sejarah Terlupakan, Hajar Aswad Pernah Hilang Selama 22 Tahun

29421_1483180723849_1363776334_31340471_2194491_n1
Selepas perluasan Masjidil Haram oleh Khalifah Ahmad bin Thalhab Al-Mu’tahid, terjadi dua peristiwa penting di masa kekhalifahan Ja’far bin Ahmad Al-Muqtadir. Pertama, dia memperluas masjidil Haram di area sebelah barat laut. Kedua, terjadi pencurian Hajar Aswad oleh sekte Qaramithah yang mula-mula tumbuh dan berkembang di Kufah pada tahun 277 H.

Hamdan bin Asy’ats mula-mula membawa ajaran kebatinan ini Kufah, untuk kemudian menyebarkannya hingga ke Syam, Irak, Yaman dan Hijaz. Khalifah Ahmad bin Thalhab Al-Mu’thadid berusaha menghancurkan sekte sesat ini, hingga mereka hancur di Kufah dan Syam. Namun, salah seorang jebolan sekte tersebut, Abu Said Al-Husain Al-Janabi, berhasil menyerukan ajarannya di Bahrain pada tahun 287 H dan anaknya, Abu Thahir Sulaiman bin Abu Said Al-Husain Al-janabi, membangun kota Ihsa sebagai basis pemerintahan dan pertahanan.

Menurut Ibnu katsir, pemimpin sekte ini, Abu Muhammad ‘Ubaidillah bin Maimun Al-Qadah mulanya adalah seorang Yahudi yang berprofesi sebagai tukang emas. Dia kemudian masuk Islam dan mengklaim sebagai ahlul bait. Banyak orang-orang suku Barbar dari Afrika yang kemudian percaya padanya sehingga dia berhasil menguasai wilayah-wilayah tersebut.

Siapapun sebetulnya mereka, yang jelas Abu Thahir Sulaiman bin Abu Said Al-Husain AL-Janabi menyerang Masjidil Haram. Penyerangan dilakukan dengan senyap. Sekelompok orang dari mereka bergabung bersama jamaah haji irak dipimpin oleh Manshur Ad-Dailami. Bersama-sama, rombongan jamaah haji itu masuk ke dalam Masjidil Haram, masing-masing khusyuk melaksanakan ibadah.

Ketenangan itu tiba-tiba pecah ketika tentara sekte Qaramithah mengeluarkan pedang dan melakukan pembantaian. Para jamaah lari tunggang-langgang untuk menyelamatkan diri. Sebagian pasrah dengan berpegang kelambu Kakbah. Satu demi satu jamaah yang panik itu jatuh terkena sabetan pedang.

Abu Thahir lalu berdiri di pintu Kakbah. Dengan dikawal tentaranya, dia berkata dengan angkuh, “Aku adalah Allah. Aku bersama Allah. Akulah yang menciptakan makhluk-makhluk dan aku pula yang membinasakan mereka.”

Pembantaian terus berlangsung. Tubuh-tubuh menjadi mayat bergelimpangan memenuhi Masjidil Haram. Darah mengotori lantai tempat suci itu. “Kuburkan mereka di sumur zam-zam!” perintah sang kepala pemberontak.

Sumur pun dibongkar dan dirusak. Mayat-mayat jamaah diseret dan dilemparkan ke dalamnya. “Copot pintu Kakbah, lepaskan juga kiswahnya !.”

Pintu Kakbah didobrak dan kiswahnya dilepaskan. Ketika diserahkan kepada Abu Thahir Sulaiman, kiswah itu dirobek-robek. “Kau, naiklah ke atas Kakbah dan copotlah talangnya !.”

Orang itu lalu naik ke atas Kakbah, namun ketika hendak mencopot talang, dia terjatuh dan mati saat itu juga. Semua orang terkejut. Mereka terdiam. Namun, kesombongan telah membutakan mata hati kepala pemberontak itu. Dia berteriak, “Bongkar Hajar Aswad !”

Kini pasukan itu bergerak ke sudut dekat pintu, berusaha mencongkel batu tersebut. Begitu berhasil dicongkel, batu itu terjatuh dan pecah menjadi 8 bagian. Mereka mengumpulkan kedelapan pecahan batu itu dan bersiap membawanya keluar Makkah. Sebelum meninggalkan masjid suci itu. Abu Thahir Sulaiman masih sempat berteriak, “Mana burung-burung Ababil ? Mana bebatuan dari neraka Sijjil ?”

Ketika mereka hendak meninggalkan Mekkah, Amir Mekkah dan keluarganya datang menghadang, “Kembalikan kepada kami Hajar Aswad dan seluruh kekayaanku akan kuserahkan padamu”

“Aku membawanya berdasarkan perintah” jawab Abu Thahir Sulaiman, “maka aku akan mengembalikannya hanya jika ada perintah.” Amir Mekkah dan keluarganya lalu dibantai tanpa ampun.

Pecahan-pecahan Hajar Aswad dinaikkan ke punuk beberapa unta, yang setiap dari mereka berjalan tertatih-tatih akibat kepayahan. Punuknya konon berdarah dan mengeluarkan nanah. Abu Thahir beserta rombongannya pergi menuju Kota Ihsa.

Setibanya di Ihsa, dia menantang setiap khalifah negeri Islam untuk datang mengambil Hajar Aswad. Namun, saat itu negeri-negeri Islam terpecah dan nyaris tidak memiliki pasukan yang tangguh.

Ketegangan penyebuan dan pencurian Hajar Aswad yang menelan tak kurang dari 30.000 jamaah dan penduduk Mekkah tersebut. Selama 22 tahun, Hajar Aswad berada di kota Ihsa. Sebagian sejarawan menyebut di kota Hijir, Arabia Barat.

Terdapat beberapa pendapat mengenai skenario kembalinya Hajar Aswad ke kakbah. Menurut Ahmad Al-Usairy, Hajar Aswad dikembalikan setelah ada permintaan raja Fathimiyyah Mesir kepada pemimpin sekte Qaramithah.

Ada yang menyebutkan Hajar Aswad dikembalikan setelah khalifah Al-Fadhl bin Ja’far yang bergelar Al-Muthi’illah menebusnya dengan uang sebesar 3.000 dinar.

Pendapat lainnya menyebutkan, Hajar Aswad dikembalikan atas kesadaran Abu Thahir Sulaiman sendiri. Alkisah, Abu Thahir membawa pecahan Hajar Aswad dan menggantungkannya di tiang-tiang Masjid Kufah agar semua orang melihatnya. Kemudian, dia menulis sebuah ketetapan, “Kami dahulu mengambilnya atas sebuah perintah dan kini mengembalikannya juga atas sebuah perintah agar manasik haji umat menjadi lancar.”

  • Hajar Aswad dikirimkan kembali ke Mekkah di atas seekor unta, yang berjalan dengan sigap tanpa kepayahan. Rombongan pembawa Hajar Aswad itu tiba di Mekkah bulan Dzulqa’dah tahun 339 H.
  • Abu Thahir diceritakan menderita lepra hingga meninggal, ada pula yang menyebut sekte itu hancur di tangan Abdullah Al-Uyuni.

    Hajar Aswad yang pecah menjadi 8 bagian itu kemudian direkatkan pada sebuah batu besar, diikat dengan lingkaran perak, dan ditaruh kembali di tempatnya semula di salah satu sudut Kakbah.

    Sumber
    media.ikhram.com
    Irfan L.Sarhindi, The Lost of Story Ka’babh : Fakta-fakta mencengangkan seputar Baitullah

    Es Batu Paling Berisiko Tercemar Bakteri Penyebab Diare dan Tifus

    Firdaus Anwar
    ilustrasi (Foto: Thinkstock)
    Jakarta, Jajanan menggunakan es batu baru-baru ini kembali hangat dibicarakan karena kasus pabrik di Cakung, Jakarta, yang disegel karena produk esnya diduga menyebabkan keracunan. Masyarakat diimbau oleh pakar kesehatan agar lebih berhati-hati dalam memilih makanan, terlebih es yang sering dikonsumsi.

    Kasus yang terjadi pada pabrik es tersebut hanya satu contoh kasus besar yang muncul di masyarakat. Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Dr. dr. Agustin Kusumayati, MSc, mengatakan es dalam keseharian masyarakat di mana pun sebetulnya berisiko tercemar.

    Baca juga: Ahli Mikrobiologi: Bakteri di Es Sebabkan Diare, Zat Kimianya Picu Kanker

    “Yang namanya es batu itu bahan makanan yang sangat vulnerable (rentan -red), sangat berisiko tinggi sebagai penular. Karena kalau es batu sudah terkontaminasi, maka kita sudah nggak bisa apa-apa lagi,” ujar dr. Agustin dalam acara temu media di Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (1/4/2015).

    E. Coli dan Salmonella adalah contoh bakteri yang dikatakan oleh dr. Agustin sangat berisiko mencemari es batu dari sumber airnya. Jika es batu yang memiliki salah satu bakteri tersebut dikonsumsi maka gangguan pencernaan seperti diare atau tifus bisa menyerang.

    “Makanya masyarakat banyak yang sedikit-sedikit tifus karena es batu banyak salmonella. Sebaiknya jangan minum es batu, sangat high risk. Mending beli minuman kemasan dingin,” kata dr Agustin.

    Kasus keracunan akibat mengonsumsi es batu dikatakan oleh dr. Agustin akan sangat berbahaya bila tak ditangani dengan cepat. Pada anak-anak dehidrasi parah akibat diare bahkan dapat menyebabkan kematian.

    (fds/ajg)

    Baret Tentara Miring Ke kanan Sedang Polisi Militer Ke kiri


    BARET, adalah tutup kepala yang berbentuk bulat dan biasanya digunakan oleh tentara atau militer.

    Coba perhatikan, kemanakah “miring” nya baret itu? Ada yang ke kiri dan ke kanan, bukan? Apakah mereka salah pakai? Lantas posisi manakah yang benar?

    Topi baret hanya dikenakan oleh tentara yang memiliki fungsi tempur

    Di negara kita, setiap ”angkatan” memiliki pasukan tempurnya dan warna baretnya masing-masing.

    Ada Baret Merah milik KOPASSUS, Baret Jingga Milik PASKHAS AU, Baret Hijau milik KOSTRAD, Baret Hitam milik KAVELERI, dan sebagainya.

    Semua baret itu dikenakan “miring”. Kalau baret “miring ke kanan”, artinya posisi ”emblem” ada di kiri pemakai, begitu juga sebaliknya.

    Tapi coba lihat baret milik POLISI MILITER yang biru muda itu, atau baret biru tua milik BRIMOB, atau milik korps RESERSE, miringya bukan ke kanan tapi ke kiri.

    Baret yang miring ke kiri adalah baret yang dikenakan oleh pasukan yang memiliki tugas keamanan dan pengamanan serta penegakkan hukum. Sedangkan yang miring kekanan artinya pasukan itu adalah pasukan siap tempur.

    Ada juga nih pramuka ternyata pramuka yang baretnya miring ke kanan yang artinya pasukan ini adalah pasukan siap tempur

    Pola Makan Terbaik adalah Pola Makan Rasulullah



    Sejak kita dilahirkan sudah ada sosok yang harus menjadi panutan kita dalam bertindak dalam keadaan apapun. Dialah Rasulullah Muhammad SAW.Sehendaknya kita dapat meneladani dan meniru segala kebiasaan beliau. Termasuk dalam hal pola makan, karena pola makan Rasulullah lah yang terbaik. Berikut ini adalah pola makan Rasulullah SAW.
    1. Membaca basmalah ketika hendak makan, dan mengakhiri dengan membaca hamdala

    Barangkali hikmah membaca basmalah dan hamdalah adalah seorang muslim selalu mengingat bahwa makanan yang disantap tidak lain adalah nikmat dan anugerah dari Allah yang Maha Lembut dan Maha Tahu. Dia akan terhindar dari sikap berlebih-lebihan dan mubadzir. Seorang muslim juga akan selalu sadar bahwa makanan bukan tujuan akhir, tapi sarana menambah kekuatan untuk menuju ketaatan kepada Allah, memakmurkan bumi dan menaburinya dengan kebaikan.

    2. Mencuci tangan sebelum dan sesudah makan

    Nabi bersabda:
    “Barangsiapa tertidur sedang di kedua tangannya terdapat bekas gajih, lalu ketika bangun pagi dia menderita suatu penyakit, maka hendaklah dia tidak mencela melainkan dirinya sendiri”.
    Nabi sendiri jika hendak makan selalu mencuci tangan terlebih dahulu, sebagaimana yang dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan Nasa’i dari Aisyah ra.
    3. Menjauhi sikap berlebihan dan rakus
    Makan adalah kewajiban. Dengan makan seorang muslim memperoleh kekuatan untuk beribadah.
    Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Abdullah ibn Umar:
    “Sesungguhnya tubuhmu mempunyai hak yang harus kamu penuhi”.
    Namun demikian, kita harus ingat batasan dalam mengkonsumsi makanan, yaitu menjauhi sikap berlebihan dan rakus.
    Banyak sekali dalil yang menekankan hal ini. Allah dalam surat al-A?raf ayat 31 berfirman:
    “Makan dan minumlah, tapi janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan”.
    Juga di surat Thaha ayat 81:
    “Makanlah di antara rezeki yang baik yang telah Kami berikan pada kalian, dan janganlah melampaui batas padanya”.
    Sementara Rasulullah saw sendiri telah memerintahkan untuk mengatur waktu makan dan berpegang teguh pada etika, sebagaimana sabda Beliau:
    “Kami adalah orang-orang yang tidak makan kecuali setelah lapar, dan bila makan kami tidak sampai kenyang”.

    Beliau juga bersabda:
    “Tidaklah anak cucu Adam mengisi wadah yang lebih buruk dari perutnya. Sebenarnya beberapa suap saja sudah cukup untuk menegakkan tulang rusuknya. Kalau dia harus mengisinya, maka sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk bernafas”. (HR. Turmudzi, Ibnu Majah, dan Muslim)
    Maksudnya sebenarnya makanan dalam porsi minimal pun sudah cukup baginya untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim, Ibnu Majah, Imam Ahmad dan Darimi, Rasulullah saw juga bersabda:
    “Makanan satu orang cukup untuk dua orang, makanan dua orang cukup untuk empat orang, dan makanan empat orang sebenarnya cukup untuk delapan orang”.
    Dalam hadits lain disebutkan:
    “Sesungguhnya termasuk sikap berlebih-lebihan bila kamu memakan segala sesuatu yang kamu inginkan”. (HR Ibnu Majah)
    Beliau pun bersabda:
    “Seorang mukmin makan dengan satu usus, sementara orang kafir makan dengan tujuh usus”. (HR. Muslim, Turmudzi, Ahmad, dan Ibnu Majah)
    4. Makan dengan tiga jari

    Dengan tiga jari berarti kita telah bersikap seimbang. Sebagaimana dikatakan bahwa makan dengan lima jari menunjukkan kerakusan, sedangkan makan dengan satu atau dua jari menunjukkan kesombongan dan keangkuhan.

    5. Duduk tegak lurus saat makan dan tidak bersandar

    Rasulullah melarang seseorang makan sambil bersandar karena membahayakan kesehatan dan mengganggu pencernaan lambung.selengkapnya klik di : ZILZAAL: Pola Makan Terbaik adalah Pola Makan Rasulullah

    Indonesia Hendak Uji Coba Bom Atom, Amerika Bahkan Dunia Kalangkabut


    Amerika Serikat dan Tiongkok bantu Indonesia mengembangkan nuklir. Rencana ujicoba bom atom malah membuat dunia kalangkabut.

    Pada 15 November 1964, Direktur Pengadaan Senjata Angkatan Darat Brigjen Hartono mengumumkan Indonesia akan mengujicoba bom atom pada 1969. Dia mengatakan sekira 200 ilmuwan sedang bekerja memproduksi bom atom tersebut.

    Menyusul kemudian pada 24 Juli 1965 Presiden Sukarno mengumumkan,

    “Sudah kehendak Tuhan, Indonesia akan segera memproduksi bom atomnya sendiri,” ujarnya sebagaimana dikutip Robert M. Cornejo dalam “When Sukarno Sought the Bomb: Indonesian Nuclear Aspirations in the Mid-1960s,” The Nonproliferation Review Vol. 7 tahun 2000. Bagi Sukarno, bom atom ditujukan untuk “menjaga kedaulatan dan menjaga tanah air.”

    Publik internasional terhenyak. Negara-negara Barat dan sekutunya khawatir dan protes. Menteri Pertahanan Australia Shane Paltridge mengatakan, pernyataan Hartono tak boleh disepelekan. Wakil PM Malaysia Tun Abdul Razak, yang merasa sangat terancam, memerintahkan penyelidikan serius upaya Indonesia itu. AS gerah dengan ulah Indonesia itu, dan diplomat-diplomatnya di Jakarta mulai menyelidiki.

    AS mendapat kesimpulan, kemampuan nuklir Indonesia belum mencukupi untuk memproduksi bom. Oleh karena itu, tulis Matthew Fuhrmann dalam Atomic Assistance: How ‘Atom for Peace’ Programs Cause Nuclear Insecurity, “meski ada keinginan (Indonesia membuat bom, red.) tersebut, AS tetap melanjutkan bantuannya kepada program nuklir Indonesia.” Pada September 1965, AS dan Indonesia kembali menandatangani perjanjian kerjasama nuklirnya.

    Sebuah revisi atas perjanjian tahun 1960, di mana Indonesia harus mengizinkan reaktor nuklirnya diinspeksi IAEA, dimasukkan dalam perjanjian baru itu. Hal tersebut bertujuan untuk mengendalikan Indonesia yang dikhawatirkan tak mengembalikan uranium suplai dari AS dan menggunakannya untuk membuat bom.

    Namun, prahara 1965 mengubah semuanya. Kekuasaan Sukarno terus melemah dan akhirnya jatuh. Pemerintahan Soeharto sama sekali tak tertarik mengembangkan bom nuklir. Perjanjian nuklir dengan AS yang dimiliki Indonesia sepenuhnya digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan, pertanian, dan pembangunan perekonomian.

    Sumber: Histeria

    5 Bencana Nuklir Terparah Sepanjang Sejarah


    Badan Energi Atom Internasional mendefinisikan bencana nuklir sebagai suatu peristiwa yang menyebabkan konsekuensi yang signifikan pada orang-orang, lingkungan, atau fasilitas di sekitar tempat kejadian. Reaktor nuklir biasa digunakan pada pembangkit listrik tenaga nuklir. Saat ini, terdapat lebih dari 450 reaktor nuklir di seluruh dunia yang digunakan sebagai pembangkit listrik. Saat terjadi kecelakaan, sudah pasti reaktor nuklir tersebut akan melepaskan sejumlah besar radioaktif yang berbahaya.

    Berikut 5 bencana nuklir terparah sepanjang sejarah dilansir dari mobilelikez.com

    5. Three Mile Island, Level 5

    The Three Mile Island adalah kecelakaan nuklir parsial yang terjadi tanggap 28 Maret 1979 di salah satu dari dua raktor nuklir Pulau Three Mile, Amerika Serikat. Meski hanya krisis parsial, kecelakaan ini menjadi kecelakaan paling buruk sepanjang sejarah Amerika dalam penggunaan tenaga nuklir secara komersial. Dalam tujuh skala kecelakaan nuklir internasional, kecelakaan ini masuk kategori lima.

    Kecelakaan itu memberikan alasan bagi para aktivis serta masyarakat untuk meminta pemerintah membuat peraturan terhadap industri nuklir. Kecelakaan ini mengakibatkan pelepasan gas radioaktif serta yodium radioaktif dalam jumlah yang tidak diketahui. Pembersihan nuklir dimulai pada bulan Agustus 1979 dan menghabiskan biaya hingga US$ 1 milyar.

    4. Windscale Fire, Level 5

    Terjadi pada tanggal 10 Oktober 1957, kecelakaan ini menjadi kecelakaan nuklir terburuk sepanjang sejarah Inggris dengan level lima dari tujuh skala kecelakaan nuklir internasional. Kecelakaan ini terjadi ketika inti reaktor nuklir unit 1 di Windscale, terbakar dan mulai melepaskan sejumlah besar radioaktif ke daerah sekitarnya. Api membakar selama tiga hari penuh. Diperkirakan insiden tersebut menyebabkan 240 kasus kanker tambahan. Semua susu di daerah sekitar dihancurkan selama satu bulan akibat terkontaminasi. Pembersihan baru mulai dilakukan pada tahun 2008 dan diteruskan hingga 2012.


    3. Kyshtym, Level 6

    Peristiwa ini terjadi pada 29 September 1957 di Mayak, tempat produksi plutonium untuk senjata nuklir di Uni Soviet. Bencana ini dikategorikan dalam level 6. Pada tanggal 29 September, sistem pendingin di salah satu tangki yang berusi sekitar 70-80 ton limbah radioaktif rusak dan tak bisa diperbaiki.

    Hal ini membuat suhu di dalam tangki meningkat dan mengakibatkan ledakan yang berisi amonium nitrat dan asetat. Ledakan tersebut diperkirakan memiliki kekuatan sekitar 70-100 ton TNT. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut, namun peristiwa tersebut membuat Sungai Techa tercemar. Kontaminasi meluas selama 10-11 jam hingga 20.000 kilometer persegi. 10.000 orang dievakusasi dan butuh waktu dua tahun untuk membersihkan tempat tersebut.

    2. Fukushima, Level 7

    Kecelakaan ini terjadi di PLTN I Fukushima pada tanggal 11 Maret 2011 dan mengakibatkan tiga dari enam reaktor nuklir meledak. Kecelakaan ini terjadi saat gempa sebesar 9 Skala Richter mengguncang Tohoku. Reaktor nuklir mulai melepaskan sejumlah besar bahan radioaktif sejak 12 Maret dan menjadikan insiden ini insiden nuklir terbesar sejak Chernobyl.

    Meski tidak ada korban jiwa pada kecelakaan ini, namun sekitar 300.000 orang harus dievakuasi karenanya. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyebutkan sejumlah orang yang dievakuasi terkena radiasi yang berdampak pada kesehatan mereka.

    1. Chernobyl, Level 7

    Bencana nuklir ini terjadi pada tanggal 26 April 1986 di Pusat Tenaga Nuklir Chernobyl, Ukraina. Ledakan di tempat tersebut membuat sejumlah besar partikel radioaktif dilepaskan ke atmosfer dan tersebar dari Uni Soviet hingga Eropa Barat. Radioaktif yang dilepaskan 400 kali lebih banyak dibanding nuklir pada bom atom Hiroshima. 100.000 kilometer persegi wilayah terkontaminasi.

    Bencana Chernobyl dianggap bencana nuklir terparah sepanjang sejarah. 31 orang tewas sedangkan yang selamat mengidap kanker dan cacat tubuh. Pembersihan di tempat ini menghabiskan biaya hingga US$18 miliar.

    Teknologi memang sangat membantu manusia. Namun saat kita tak berhati-hati menggunakannya, teknologi dapat membawa dampak buruk terhadap manusia.

    Tiongkok Berhasil Ungkap Sisi Misterius Bulan

    Hasil eksplorasinya berhasil melebihi yang dilakukan Apollo dari NASA

    Oleh: Amal Nur Ngazis, Agus Tri Haryanto

    Tiongkok Berhasil Ungkap Sisi Misterius Bulan
    Citra permukaan bulan (news24.com)

    Badan Antariksa Nasional Tiongkok (CNSA) berhasil menguak sebuah misteri yang belum terungkap di bulan. CNSA mengklaim bulan memiliki sejarah yang lebih kompleks dari dugaan sebelumnya.

    Permasalahan kompleks tersebut terkuak, setelah CNSA menemukan bulan memiliki sembilan lapisan permukaan. Penemuan ini berdasarkan alat radar penembus tanah dari kendaraan robotik antariksa milik Tiongkok, yakni Jade Rabbit atau dikenal dengan Yutu.

    “Ada sejarah geologi yang lebih kompleks daripada yang kami pikirkan,” ujar ilmuwan Tiongkok, Xiao Long dilansir dari Reuters, Jumat, 13 Maret 2015.

    Para ilmuwan Tiongkok menduga lapisan permukan bulan ini merupakan hasil dari lava yang terlapisi oleh tanah. Hal ini dikenal dengan istilah regolith, yang mana permukaan tanahnya di atas bebatuan yang telah mengalami pelapukan.

    “Hal ini sangat mungkin episode letusan gunung berapi, di mana telah menjadi lembah di kedalaman yang lebih besar,” ungkap ilmuwan negeri Tirai Bambu itu.

    Radar pendeteksi tanah Yutu menunjukkan hasil awal dari penemuannya. Dijelaskan, permukaan tanah di bulan berasal dari letusan lava sebanyak lima kali, hingga membentuk cekungan cukup besar mencapai kedalaman 1 kilometer.

    Radar Yutu ini juga berhasil mendeteksi lima lapisan di bawah permukaan bulan, tepatnya pada kedalaman 400 meter.

    Dengan demikian, hasil eksplorasinya berhasil melebihi yang dilakukan oleh Apollo dari Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), yang menjelajah di Bulan tahun 1969-1972.

    “Misi Apollo hanya mengebor regolith dengan kedalamam 3 meter. Strukur yang kami temukan ini, memberitahukan kami perisitwa vulkanisme di bulan. Ini berarti unsur penting dalam sejarah bulan,” ucap Xiao.

    Keberhasilan CNSA ini dikarenakan Yutu berhasil mendarat pada daerah yang dikenal dengan Mare Imbrium. Sementara NASA hanya mendarat di Imbrium yang lebih muda usianya.

    Diketahui, CNSA meluncurkan Yutu sejak 2013 lalu. Yutu harus melakukan zigzag dalam mengeksplorasi bulan sejauh 114 meter, sebelum berhenti di lokasi yang diinginkan, yaitu di Mare Imbrium.

    Hasil penemuan misteri Bulan ini, diterbitkan oleh Xiao ke dalam jurnal Science pada edisi Minggu ini. (ase)

    Jum’at, 13 Maret 2015 | 11:05 WIB
    • Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

      Join 153 other followers

    • April 2015
      M T W T F S S
      « Feb   May »
       12345
      6789101112
      13141516171819
      20212223242526
      27282930