Inilah Kenapa Jalur Gerhana Matahari Melengkung

[Discussion in ‘Iptek‘ started by Abidah Andromeda, Mar 7, 2016.]

  1. Abidah Andromeda New Member

     

    Kenapa Jalur Gerhana Matahari Melengkung​
    [​IMG]

    Kemudian itu perhatikanlah pula daerah Umbra yang ditimbulkan gerhana Surya total yaitu daerah gelap sewaktu gerhana itu berlaku. Kalau benar pendapat Barat tentang posisi Bumi dalam orbit nya senantiasa dalam garis ekliptik, tentulah daerah Umbra itu berbentuk GARIS LURUS dari barat ke timur, tetapi kenyataannya melengkung ke UTARA atau ke SELATAN sesuai dengan gerak lenggang Bumi ke selatan dan ke utara garis ekliptik tersebut.

    Tentang ini para sarjana barat tidak mungkin memberikan keterangan tentang alasan dan penyebab, sebagaimana mereka juga tidak menerangkan kenapa BULAN yang mengorbit keliling Bumi tidak selalu tepat di ATAS garis ekuator Bumi, tetapi terdorong ke UTARA dan ke SELATAN.

    Kalau Bumi dikatakan mengorbit selalu dalam garis-garis ekliptik tentulah juga Bulan selalu berada di atas garis ekuator keliling Bumi.

    Mengenai gerhana Surya penuh, The Book of PopuIar Science jilid 3 halaman 130 menerangkan antara lain maksudnya, bahwa:

    a. Jarak Bulan dari Bumi rata-rata 239.000 mil, paling dekat 221.500 mil ketika kondisi dapat berlaku gerhana penuh dan paling jauh 252.000 mil.

    b. Gerhana total menyebabkan adanya Umbra yaitu daerah gelap penuh dan gerhana partial menyebabkan adanya Penumbra yaitu daerah agak gelap.

    c. Gerhana total selalu dimulai dengan gerhana partial dan disudahi juga dengan gerhana partial.

    d. Penumbra dan Umbra itu bergerak dari barat ke arah timur permukaan Bumi dengan kecepatan melebihi 1.000 mil perjam.

    e. Umbra ada sekira 167 mil diameter dan bergerak ke timur selama 7 ½ menit, didahului sekira 2.500 mil penumbra dan diakhiri dengan 2.500 mil penumbra.​

     

    [​IMG]

    Gerhana total hanya dapat berlaku pada waktu menjelang hilal Bulan atau pada tanggal 1 hari bulan Qamariah. Berdasarkan alinea a dan f di atas ini dapatlah diketahui bahwa Perihelion orbit Bulan berlaku pada setiap tanggal 1 hari bulan Qamariah , waktu mana Surya, Bulan dan Bumi berada dalam satu garis lurus, tetapi karena Bulan dan Bumi terdorong ke utara dan ke selatan sewaktu mengorbit, maka gerhana Surya TIDAK berlaku pada setiap tanggal 1 bulan itu. Lenggang Bumi tersebut dapat dibuktikan dari gambar daerah yang dilalui Umbra yang tidak dibicarakan dalam The Book of Popular Science tentang alasan dan penyebabnya:

     

    [​IMG]

    Pada gambar di atas ini terdapat empat kali gerhana Surya total yang berlaku pada tanggal dan tahun yang berbeda.
    Keempatnya tampak membentuk jalur gelap dari BARAT arah ke TIMUR dan kemudian membelok ke UTARA atau ke SELATAN. Keadaan pembelokan demikian harus mempunyai alasan dan salah satu cara untuk mendapatkannya hanyalah dengan menganalisa Ayat Suci Alquran.

    Kita sudah mengetahui bahwa mulai tanggal 22 Desember setiap tahun, Surya tampak bergerak ke arah UTARA, Padahal yang kejadian ialah Bumi kita sendiri yang bergerak arah ke selatan. lngatlah, Surya adalah pusat orbit yang dikitari oleh sepuluh planet termasuk Bumi ini. Demikian pula mulai tanggal 21 Juni Surya tampak bergerak arah ke SELATAN, padahal Bumi kita yang bergerak ke utara.

    Hal begitu tentulah menjadi masalah besar bagi ilmu astronomi, tetapi The Book of Popular Science tidak memperbincangkannya, tentang mana kita merasa bahwa penulisnya kelupaan atau belum mempunyai bahan analisa berdasarkan teori tentang orbit Bumi yang dianut.
    Namun jalur Umbra gerhana total tersebut adalah satu di antara sekian banyak bukti yang menerangkan bumi terdorong ke SELATAN dan ke UTARA garis ekliptik dalam orbitnya kini. Demikian pula yang berlaku pada planet-planet lain dalam daerah Tatasurya kita.

    Sesungguhnya besar sekali nilai ilmu tentang astronomi yang terkandung dalam beberapa Ayat Alquran, tetapi sayang, selama beberapa abad hanya disenandungkan tanpa penganalisan, dan kalau astronom Barat memakainya sebagai dasar perhitungan, akan meningkatlah pengetahuan mereka dengan cepat sekali.

    Antara lain Ayat-ayat Suci bermakna sebagai berikut:

    16/16. Dan kompas, dan dengan bintang (surya) itu
    mereka mendapat petunjuk.

    16/48. Tidakkah mereka melihat kepada apa yang ALLAH ciptakan dari sesuatu?
    Planet-planetnya (yang melakukan transit) melenggang dari selatan dan utara
    bersujud bagi ALLAH dan semuanya patuh.

    21/31. Dan KAMI jadikan di bumi batang magnet untuk memberi kekuatan pada mereka, dan KAMI jadikan padanya garis orbit zigzag semoga mereka mendapat petunjuk.

    25/45. Tidakkah engkau perhatikan betapa TUHAN mu memperganda (planet) yang melindungi? Kalau DIA menghendaki, DIA akan menjadikannya diam, kemudian KAMI jadikan (bintik-bintik di) surya keterangan atasnya.

    71/19. Dan ALLAH menjadikan untukmu bumi itu TERULUR (keluar garis ekliptik).

    71/20. Agar kamu tempati daripadanya garis orbit yang ZIGZAG.

    Jika digambarkan Surya sebagai suatu titik segitiga dan kutub magnet selatan dan utara Bumi menjadi dua sudut lainnya, sebagai tercantum pada gambar no. 2, maka terbentuklah segitiga samakaki yang selamanya berlaku dalam tarik-menarik antara Surya dengan bumi. Hal inilah yang dimaksud pada Ayat 16/16. Itulah yang dimaksud dengan petunjuk pada akhir Ayat Suci itu dan pada Ayat 21/31.
    Hubungan yang berbentuk segitiga samakaki tersebut tetap berlaku walaupun Bumi terdorong ke selatan dan ke utara garis EKLIPTIK.

    Keadaannya sebagai berikut:

     

    [​IMG]

    Pada Encyclopedia Americana 1975 buku 9 halaman 588 termuat keterangan yang artinya antara lain, bahwa tahun itu ternyata deklinasi rotasi Bumi 23°27’ dari garis ekliptik, dan penyimpangan demikian terus berkurang 0°75’ setiap 100 tahun, karena itu praktislah daerah kutub akan jadi SEMAKN LUAS.
    Jika keterangan ini diambil menjadi dasar perkiraan maka nantinya, sesudah 1.125 abad, penyimpangan tadi akan habis sama sekali. Surya akan selalu berada tepat pada garis ekuator keliling Bumi, akan tiadalah pergantian musim dan berulanglah kembali pemakaian manusia purbakala tentang penanggalan.

    Tetapi anehnya, buku itu tidak menerangkan sudah berapa lama deklinasi itu berlaku, berapa derajat dulunya, dan kenapa senantiasa berkurang setiap abad.

     

    [​IMG]

    Untuk ini perhatikanlah kembali catatan dari Bussiness Times.

    Pengurangan waktu pergantian musim dan perluasan daerah kutub demikian sudah menjadi ketetapan ALLAH sesuai dengan geologi termuat pada Ayat Suci yang artinya:

    13/41. Tidakkah mereka perhatikan bahwa KAMI mendatangi bumi, KAMI kurangi dia dari ujung-ujungnya (kutub-kutubnya)? Dan ALLAH memberi hukum, tiada pemberi resiko bagi hukum NYA dan DIA cepat dalam perhitungan.

    21/44. Malah KAMI beri kelengkapan orang-orang ini dan bapak-bapaknya hingga panjang umur atas mereka. Tidakkah mereka perhatikan bahwa KAMI mendatangi bumi, KAMI KURANGI dia dari ujung-ujungnya (kutub-kutubnya)? Apakah mereka orang-orang menang?

    36/37. Dan pertanda bagi mereka malam, KAMI hilangkan daripadanya (bumi itu) siang, ketika itu mereka kegelapan.

    36/38. Dan Surya bergerak untuk yang ditentukan baginya (kegelapan) itulah ketentuan Yang Mulia Mengetahui.

     Abidah Andromeda

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

    Join 146 other followers

  • April 2016
    M T W T F S S
    « Feb   May »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    252627282930