Inikah Sosok Iblis yang Sering Menghampiri Saat Tidur

Discussion in ‘Misteri‘ started by animarisa, Thursday at 2:14 PM.
  1. [​IMG]

    Banyak orang mengatakan jika sebuah kamar yang kotor dan sangat jarang dibersihkan, ini akan menjadi sarang para iblis berkeliaran. Dengan kondisi kamar seperti ini, seringkali penghuni kamar selalu merasakan hal–hal yang aneh, seperti ada hantu yang berkeliaran bahkan sering meganggu Anda di saat tidur.

    Pernyataan seperti ini memang ada yang membenarkan, bahkan sebagian orang tahu ada sosok iblis yang memang suka sekali menganggu penghuni kamar saat sedang terlelap seperti yang dikisahkan dalam film dokumenter “The Nightmare”.

    Kini ada seorang gadis bernama Helena, mahasiswa film di London. Helena mengaku sangat trauma dengan kejadian yang dialaminya sewaktu terlelap.

    Helena mengaku jika dirinya sering dihampiri sosok iblis yang membuat kondisi tubuh ‘beku’ tidak dapat bergerak dan seakan ada mahluk yang menahannya untuk terbangun dari alam (bawah) sadar.

    Tubuh yang tidak dapat bergerak juga diiringi dengan rasa ketakutan yang begitu tinggi, akibat ada sosok ‘iblis’ jahat, yang seakan sedang menindihnya di dada saat terbaring.

    Namun, perlu Anda ketahui, fenomena tidur seperti yang dirasakan Helena ini pada dasarnya bukanlah akibat dihampiri iblis dan bukan seperti yang dikisahkan dalam sebuah film dokumenter baru, The Nightmare. Fenomena tidur yang dialami Helena ini pada dasarnya merupakan fenomena kelumpuhan tidur.

    Dalam sebuah penelitian , fenomena tidur seperti yang dirasakan Helena ini memang sering dikaitkan dengan hal – hal misterius . Namun, dalam bidang medis, fenomena seperti itu merupakan gejala seseorang mengidap penyakit kelumpuhan tidur .

    Profesor Chris Prancis, psikolog di Goldsmiths, University of London, dan salah satu ahli terkemuka di Inggris soal kelumpuhan tidur percaya, sekitar 30 persen dari populasi manusia pernah mengalami fenomena ini setidaknya sekali dalam hidup.

    “Ini adalah pengalaman yang sangat umum, tetapi biasanya orang tidak mendengar tentang hal itu,” kata Chris yang kami kutip dari Mail Online.

    “Mereka mungkin merasa seolah-olah diseret dari tempat tidur. Ini benar-benar menakutkan. Ada juga rasa takut yang intens. Itu tidak memiliki kualitas seperti mimpi; karena rasanya sangat nyata,” tambahnya.

    Tak hanya itu, para ilmuwan juga memiliki sebuah gambaran kasar, tentang apa yang menyebabkan kelumpuhan tidur ini, dan mengapa beberapa menderita lebih dari yang lain. REM atau rapid eye movement menjelaskan jika kelumpuhan tidur ini merupakan fase terkait dengan mimpi yang seolah-olah nyata. Itu adalah kondisi normal untuk otot tubuh yang seakan lumpuh untuk sementara.

    Seseorang yang mengalami kelumpuhan tidur ini biasanya tidur saat tubuh kita keluar dari kondisi REM dan terjaga. Pikiran sadar kita bangun tetapi tubuh tidak, juga akan muncul gambar dan halusinasi dari mimpi yang seolah-olah menjadi kenyataan.

    Dan mungkin fenomena tidur seperti ini pernah dirasakan oleh banyak orang bahkan fenomena tersebut telah dicatat di hampir setiap kebudayaan sepanjang sejarah, dan hampir pasti dihubungkan dengan mitos roh jahat, setan dan hantu yang ‘memangsa’ saat tidur.

    Namun, di dunia ini yang namanya sosok iblis dan hantu jenis apapun hanyalah sebuah kisah mitos belaka dan hanya kepercayaan individu.

    Apabila Anda memang sering mengalami fenomena kelumpuhan tidur cobalah untuk menghindari minuman beralkohol, kafein dan makan yang terlalu dekat ketika akan tidur. Dengan menghindari kebiasaan ini , insyaallah kamu akan lebih bisa merasakan tidur yang berkualitas , bermimpi indah dan tidak ada gangguan lain saat tidur sehingga tidur Anda lebih pulas.

    animarisa

    animarisa Member

    [​IMG]

    Sumber: Palingseru.com

Nenek 80 thn 150 Kali PushUp dan SitUp Setiap Hari

Seorang Nenek dari China memproklamasikan pada dunia, bahwa tidak ada kata terlambat untuk berolah raga membentuk tubuh yang sehat. Si Nenek berusia 80thn yang bernama Li Guochuan ini menghabiskan waktunya 3 tahun terakhir dengan push up dan sit up 150 kali/hari di lapangan basket sekitar rumahnya, dia juga sering menantang pemuda pemudi setempat bermain basket ball.

Sumber : http://www.d-banx.blogspot.com/2014/…ushup-dan.html

by

ridoblax's Avatar ridoblax

Mulut Kering Sinyal Adanya Masalah Pada Ginjal

Masalah mulut dapat menjadi sinyal adanya masalah kesehatan tubuh

 

Lutfi Dwi Puji Astuti

Masalah pada gigi dan rongga mulut, juga bisa menunjukkan sinyal, Anda mengalami stres (dok. Corbis)

 

Masalah gigi yang biasa timbul, bukan hanya sebagai tanda bahwa kesehatan mulut sering diabaikan.  Masalah pada gigi dan rongga mulut, juga bisa menunjukkan sinyal, Anda mengalami stres, bahkan bisa jadi sebagai tanda, Anda menderita sakit ginjal.

Banyak dokter gigi menyarankan, jika Anda sering mengalami masalah pada gigi dan rongga mulut segera periksakan diri ke rumah sakit.

Seperti diberitakan Times of India, Anda pun perlu tahu, beberapa masalah gigi yang bisa menjadi sinyal bahwa tubuh butuh penanganan dokter.

Gemerutuk gigi

Biasa disebut bruxism. Ini bisa menjadi tanda seseorang tengah mengalami stres. Tanda lainnya bisa ditunjukkan dengan adanya rasa sakit di rahang saat bangun tidur. Atau tanpa sadar, Anda sering mengalami gemerutuk gigi saat tidur.

Dokter Gigi Beenal Kuckian dari India mengatakan, “Orang-orang bisa menggiling gigi mereka saat tidur siang atau malam. Hal itu terjadi tanpa disadari.”

Yang paling bahaya jika gemerutuk gigi dilakukan sepanjang malam. Hal ini bisa menyebabkan nyeri rahang, kelelahan otot pipi, sakit kepala dan nyeri telinga.

Stres merupakan salah satu penyebab utama dari bruxism. “Orang-orang cenderung untuk menggerutukkan gigi mereka ketika stres. Biasanya, mereka dengan pekerjaan yang memiliki risiko stres tinggi berisiko mengalami hal ini, seperti polisi, binaragawan, pegawai bank, atau mereka yang menderita gangguan depresi dan kecemasan,” tambahnya.

Kebanyakan mereka yang datang ke dokter, tidak sadar bahwa mereka mengalami stres. Namun saat diperiksa lebih lanjut, biasanya orang-orang yang mengalami hal ini, mereka datang dengan kondisi gigi patah atau flat. Obatnya adalah melakukan manajemen stres.

Mulut kering

“Jika Anda memiliki masalah ini terus-menerus di dalam mulut, itu mungkin ide yang baik untuk berkonsultasi dengan nephrologist,” kata Dr Dilip Deshpande, konsultasi prosthodontist dan implantologist di Rumah Sakit Lilavati.

Ginjal bertanggung jawab untuk membentuk  proses pembuangan urin dan mengatur cairan serta elektrolit ke seluruh tubuh. Dia mengatakan bahwa infeksi ginjal menyebabkan ketidakseimbangan dalam regulasi cairan dan biasanya, muncul gejala  di mulut. Meski begitu tak selamanya masalah mulut kering menjadi sinyal penyakit ginjal. Mulut kering juga bisa menjadi tanda bahwa tubuh mengalami dehidrasi.

Nyeri pada gigi geraham atas

Ini bisa menjadi sinyal bahwa Anda mengalami Sinusitis.
Jaradi salah seorang dokter di India mengatakan, dia sering mendapat pasien yang mengeluh nyeri akut pada gigi geraham atas mereka. Tetapi, pemeriksaan menunjukkan gusi dan gigi sehat. Jaradi menjelaskan, penyebab nyeri pada kasus tersebut adalah sinusitis.
“Ketika sinus, udara rongga dalam tulang pipi, di atas rahang atas menjadi meradang akibat infeksi, yang tekanannya terasa pada rahang atas. Geraham atas berada dekat dengan sinus, dan tekanannya menimbulkan nyeri di gigi.”

Gusi pucat

Ini bisa menjadi sinyal Anda memiliki kadar hemoglobin rendah. Gusi pucat disertai dengan sakit di lidah kadang-kadang  merupakan tanda-tanda kekurangan hemoglobin. Hemoglobin adalah protein, yang membantu darah membawa oksigen ke berbagai bagian tubuh. Zat Besi sangat penting untuk pembentukan hemoglobin dalam sel darah merah. Sumber zat besi termasuk kuning telur, sayuran hijau, buah-buahan kering, kacang-kacangan, lentil, kacang polong  dan kedelai.

Sabtu, 16 Februari 2013, 17:07 WIB

• VIVAlife

Konsumsi Telur Ayam Nasional Baru 87 butir/kapita/tahun

Livestockreview.com, Berita. Industri peternakan ayam petelur atau yang biasa disebut industri layer di Indonesia tumbuh pesat, bahkan sudah bisa memenuhi kebutuhan masyarakat domestik akan telur ayam, atau telah berswasembada produk telur. Produksi telur ayam bahkan bisa lebih ditingkatkan lagi, namun konsumsi masyarakat saat ini masih terbilang rendah. “Untuk telur, konsumsi masyarakat kita baru mencapai 87 butir telur per kapita per tahun,” kata Ketua Umum Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) Rakhmat Nuriyanto di Bogor 4 Nopember 2011 lalu. Adapun untuk daging ayam, konsumsi masyarakat kita juga baru mencapai 7 kg/kapita/tahun. Bandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura yang konsumsi protein hewani asal unggasnya telah melewati angka 25 kg/kap.tahun.

Industri layer Indonesia sebenarnya sudah mapan, dan telah terbentuk struktur tersendiri baik dari sisi teknologi, distribusi, suplai bahan baku pakan, dan industri pendukung lainnya. Ayam petelur dipelihara dari ayam layer sejak DOC (anak ayam umur sehari) yang dibesarkan hingga berumur 18 minggu untuk mulai bertelur. Angka produktif ayam petelur ada pada kisaran umur 18 minggu hingga 80 minggu, dengan jumlah produksi total sekitar 350 butir telur.

Dalam masa produktif tersebut, juga pada masa sebelumnya, ayam petelur harus dipelihara dengan sistem yang sudah baku, serta pakan lengkap yang disesuaikan dengan umurnya. Demikian pula dengan program kesehatan mulai dari vaksin untuk beberapa penyakit maupun program sanitasi lain untuk menjaga kesehatan ayam, agar dapat terus memproduksi telur secara optimal, sesuai dengan kemampuan genetikanya.

Dari segi teknis pemeliharaan, sebenarnya para pelaku industri layer telah mapan. Yang jadi tantangan adalah dalam hal pemasaran di masyarakat, yang masih belum paham akan pentingnya konsumsi telur bagi kesehatan dan produktifitas mereka. Untuk menyadarkan masyarakat akan hal itu, maka para pelaku industri petelur yang tergabung dalam masyarakat perunggasan Indonesia mengambil inisiatif untuk menggelar Festival Ayam dan Telur pada 15 Oktober 2011 di Parkir Timur Senayan Jakarta, mulai jam 6.30 hingga 16.30 WIB.

Acara tersebut selain untuk menepis isu miring yang tidak benar seputar produk hasil unggas, juga untuk lebih mengenalkan daging dan telur ayam yang sangat penting bagi pertumbuhan dan kesehatan masyarakat Indonesia. “Daging dan telur ayam adalah sumber protein hewani yang penting bagi manusia untuk tumbuh dan berkembang, serta menunjang produktifitas sehari-hari. Daging dan telur ayam juga mrupakan produk protein hewani yang lebih murah dibanding sumber protein hewani lain, sehingga harganya termasuk dalam jangkauan masyarakat di berbagai lapisan baik, menengah maupun bawah,” jelas Rachmat Nuriyanto, yang juga adalah Ketua Umum Panitia Festival Ayam dan Telur tahun 2011 ini.

penulis: rendi | editor: soegiyono

Ini Gejala Orang yang Terkena Penyakit Kencing Tikus

Putro Agus Harnowo

 

Foto: Ilustrasi/Thinkstock

Jakarta, Saat banjir melanda, ada berbagai macam penyakit yang harus diwaspadai. Salah satunya adalah penyakit leptospirosis alias penyakit kencing tikus. Nah, apa saja sih gejala penyakit yang umumnya ditularkan melalui kotoran dan kencing tikus ini?

“Gejala-gejala leptospirosis ini awalnya menyerupai gejala flu, yaitu demam tinggi, sakit kepala, menggigil, nyeri,” kata Dr Latre Buntaran SpMK, dokter spesialis mikrobiologi klinik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ketika dihubungi detikHealth, Jumat (18/1/2013).

Pada tahap lebih lanjut, muncul gejala berupa muntah, sakit kuning, nyeri perut, diare dan ruam. Gejala umumnya terjadi selama sepekan. Jika tidak diobati, infeksi dapat menyebabkan kerusakan ginjal, hati, meningitis, gangguan pernapasan hingga kematian.

Saat ini di puskesmas-puskesmas sudah bisa melakukan penanganan untuk mengatasi leptospirosis. Antibiotik seperti enicillin G, amoxicillin, ampicillin, erythromycin, tetracycline, doxycycline dan cephalosporins efektif untuk mengobati leptospirosis.

Leptospirosis juga dikenal sebagai demam canicola, demam ladang tebu, dan demam 7-hari. Penyakit ini pertama kali dilaporkan pada tahun 1886 oleh Adolf Weil sehingga disebut juga sebagai penyakit atau sindrom Weil.

Kuman leptospira dapat hidup di air tawar selama lebih kurang 1 bulan. Bahkan, leptospira juga bisa bertahan di tanah yang lembap, tanaman, maupun lumpur dalam waktu lama.

Kuman leptospira ini dapat ‘berenang’ di air sehingga bisa menginfeksi kaki manusia yang sedang terluka. Leptospira juga bisa menginfeksi seseorang melalui makanan atau minuman. Umumnya laporan orang yang terkena leptospirosis terjadi setelah banjir.

Leptospira juga dapat memapar mereka yang banyak bersentuhan dengan binatang, seperti peternak, petani, dan dokter hewan. Petugas pembersih selokan juga memiliki risiko terpapar leptospitosis.

Selain tikus, hewan yang berpotensi menularkan penyakit ini adalah kucing, kuda, kelelawar, babi, kambing, domba, dan tupai.

Jumat, 18/01/2013 15:45 WIB

(vit/vit)

Lakukan 4 Langkah Ini untuk Hindari Penyakit Kencing Tikus Saat Banjir

Putro Agus Harnowo

 

 

Foto: Ilustrasi/Thinkstock

Jakarta, Leptospirosis alias penyakit kencing tikus adalah salah satu penyakit yang harus diwaspadai saat musim banjir tiba. Nah, pada saat banjir menerjang Jakarta seperti sekarang ini, ada baiknya Anda melakukan upaya-upaya pencegahan.

Berikut ini empat upaya pencegahan penyakit leptospirosis seperti disampaikan Prof dr Tjandra Yoga Aditama, MPH, Direktur Jendera Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan dalam surat elektroniknya kepada detikHealth, dan ditulis pada Jumat (18/1/2013).

1. Hindari adanya tikus yang berkeliaran disekitar kita dengan selalu menjaga kebersihan
2. Hindari bermain air saat terjadi banjir, terutama bila ada luka
3. Gunakan pelindung, misalnya sepatu boot, bila terpaksa harus ke daerah banjir
4. Segera berobat ke sarana kesehatan bila sakit dengan gejala panas tiba-tiba, sakit kepala dan menggigil.

Nah, bila Anda terkena air banjir, pastikan segera bersihkan dengan sabun. Konon sabun efektif membunuh leptospira.

Saat ini di puskesmas-puskesmas sudah bisa melakukan penanganan untuk mengatasi leptospirosis. Antibiotik seperti enicillin G, amoxicillin, ampicillin, erythromycin, tetracycline, doxycycline dan cephalosporins efektif untuk mengobati leptospirosis.

Gejala-gejala leptospirosis ini awalnya menyerupai gejala flu, yaitu demam tinggi, sakit kepala, menggigil, dan nyeri. Pada tahap lebih lanjut, muncul gejala berupa muntah, sakit kuning, nyeri perut, diare dan ruam. Gejala umumnya terjadi selama sepekan. Jika tidak diobati, infeksi dapat menyebabkan kerusakan ginjal, hati, meningitis, gangguan pernapasan hingga kematian.

Selain tikus, hewan yang berpotensi menularkan penyakit ini adalah kucing, kuda, kelelawar, babi, kambing, domba, dan tupai.

Jumat, 18/01/2013 16:44 WIB

(vit/vit)

Seluk Beluk Seputar Kanker Pankreas

Salah satu jenis kanker yang tidak umum, namun sangat mematikan

 

Anda Nurlaila

 

Pendiri Apple, Steve Jobs (REUTERS/Robert Galbraith/Files)

Pendiri Apple dan mantan Presiden Direktur Apple, Steve Jobs, meninggal dunia setelah perjuangan panjang selama delapan tahun melawan kanker pankreas. Mendiang wafat pada usia ke-56, 5 Oktober 2011.  Sebelumnya, aktor ‘GhostPatrick Swayze juga didiagnosis kanker pankreas dan meninggal Maret 2008.

Kematian pesohor ini mengundang pertanyaan, apa saja penyebab, gejala hingga pengobatan kanker ini?

Para ahli menyebut, kanker pankreas bukanlah salah satu bentuk umum kanker. Namun, kanker ini merupakan salah satu jenis kanker yang paling mematikan. Penyakit ini sangat agresif, menyebar cepat dan sering tak terdiagnosis hingga stadium akhir. Pilihan pengobatan untuk kanker pankreas juga terbilang sedikit.

Dikutip dari eMedicine Health, kanker pankreas merupakan penyebab utama keempat kematian di Amerika Serikat. Sebanyak 38.000 orang AS yang mengidap kanker ini pada 2008, 34.000 di antaranya meninggal dunia.

Pankreas adalah organ di perut bagian atas dekat usus kecil, yang disebut duodenum. Pankreas terdiri atas kelenjar dengan berbagai fungsi antara lain mensekresikan enzim yang membantu pencernaan makanan di usus, mensekresi hormon termasuk insulin ke aliran darah.

Jenis kanker pankreas


ilustrasi kanker pankreas

Jenis kanker pankreas paling umum terjadi di kelenjar eksokrin yang disebut adenokarsinoma pankreas. Sedangkan kanker pada kelenjar endokrin disebut karsinoma pankreas neuroendokrin atau tumor islet sel masih langka ditemukan.

Adenokarsinoma pankreas sangat agresif dan kerap suda menyebar ke seluruh tubuh saat terdeteksi. Pengobatan yang paling banyak dilakukan bersifat kuratif, yaitu operasi, radiasi, kemoterapi atau gabungan beberapa pengobatan sekaligus.

 Penyebab
Menurut ahli, ada beberapa faktor utama penyebab kanker pankreas di antaranya, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol berlebihan,  orang lanjut usia dan pria lebih banyak mengidap kanker ini daripada wanita  Penyebab lainnya adalah penyakit Diabetes mellitus serta adanya riwayat kanker pankreas dalam keluarga.

Gejala

Ada beberapa gejala kanker pankreas, di antaranya nyeri di bagian perut, punggung, atau keduanya. Berat badan berkurang drastis akibat kehilangan nafsu makan, anoreksia dan kembung.  Penderita juga sering mengalami diare dengan kandungan lemak dalam feses (steatorrhea).

Pada penderita diabetes, mungkin disertai dengan penurunan berat badan drastis, mual, serta kulit menguning. Semakin banyak gejala spesifik ditemukan dalam diagnosis, kemungkinan besar kanker pankreas semakin tinggi.

Apabila mengalami beberapa gejala, disarankan segera menjalani pemeriksaan. Tindakan pindai USG, dokter dapat mengetahui kondisi batu empedu, gejala serupa pankreas atau tumor. Pindai perut Computed Tomography (CT) juga dapat mendiagnosa adanya kanker pankreas.

Pengobatan

Pengobatan tergantung tahapan penyakit yang terbagi menjadi tiga, yakni:

a) Lokal, dimana kanker berada dalam pankreas,

b) Stadium lanjut, kanker menyebar dari pankreas ke pembuluh darah sekitarnya atau organ lain,

c) Metastatik, dimana kanker telah menyebar di luar pankreas ke bagian lain tubuh.

Pengobatan kanker pankreas berupa pembedahan, kemoterapi dengan atau tanpa terapi radiasi untuk mengurangi kemungkinan kanker akan kembali kambuh (terapi adjuvant).

Pencegahan

Para dokter belum menemukan tindakan pencegahan kanker pankreas. Namun, ada beberapa faktor risiko yang dapat dikendalikan termasuk merokok serta membatasi asupan alkohol yang berlebihan.

Ada banyak kemajuan terbaru dalam perawatan kanker pankreas, namun prognosis penyakit ini relatif sedikit. Dunia medis mencatat, pasien kanker pankreas yang menjalani operasi, probabilitas hidup dalam 5 tahun adalah 20-30 persen. Apabila saat operasi, kelenjar getah bening ditemukan mengandung kanker, maka probabilitas yang hidup dalam 5 tahun menurun sampai 10 persen.

Kemoterapi setelah operasi pengangkatan kanker pankreas cenderung meningkatkan probabilitas hidup dalam 5 tahun, tetapi hanya sekitar 10 persen. Namun bagi pengidap kanker stadium lanjut jarang melewati tahun ketiga. Bagi pengidap metastatik, kesempatan hidup selama satu tahun kurang dari 20 persen bagi mereka yang menjalani kemoterapi dan kurang dari 5 persen bagi yang memilih untuk tidak menerima kemoterapi.

Kamis, 6 Oktober 2011, 11:05 WIB

• VIVAnews

  • Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

    Join 153 other followers

  • August 2017
    M T W T F S S
    « Feb    
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031